40 Visa Petugas Haji Akhirnya Terbit, Kemenhaj Pastikan Semua Aman

 Gana Buana
17/4/2026 15:27
40 Visa Petugas Haji Akhirnya Terbit, Kemenhaj Pastikan Semua Aman
Kemenhaj memastikan seluruh visa petugas haji 2026 telah terbit setelah sempat dibatalkan.(Dok. Media Indonesia)

Polemik visa petugas haji Indonesia akhirnya menemukan titik terang. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan seluruh visa untuk penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 telah resmi terbit, setelah sebelumnya sempat diwarnai pembatalan mendadak terhadap puluhan petugas.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan bahwa dinamika penerbitan visa memang bukan hal baru. Setiap tahun, proses ini kerap menghadapi hambatan akibat tahapan verifikasi ketat dari otoritas Arab Saudi.

“Masalah visa ini hampir selalu muncul tiap tahun. Biasanya terkait proses screening dan administrasi dari pihak Saudi,” ujar Dahnil dilansir dari Antara, Jumat (17/4).

Situasi sempat memanas ketika sekitar 40 visa petugas, yang mayoritas berasal dari tim Media Center Haji (MCH), tiba-tiba dibatalkan, padahal sebelumnya sudah dinyatakan terbit. Kondisi ini terjadi hanya beberapa hari menjelang keberangkatan gelombang pertama.

Pembatalan tersebut dipicu oleh permintaan verifikasi ulang dari Kementerian Informasi Arab Saudi terhadap data para petugas. Proses ini masuk dalam kategori administrasi sektoral yang harus dipenuhi sebelum izin benar-benar dinyatakan valid.

Namun, Kemenhaj memastikan seluruh kendala tersebut kini telah diselesaikan. Visa yang sebelumnya sempat dibatalkan telah kembali diterbitkan, sehingga tidak mengganggu jadwal keberangkatan.

“Per tadi malam, semuanya sudah tuntas. Jadi teman-teman yang akan berangkat tidak perlu khawatir,” tegas Dahnil.

Sebagai bagian dari tahap awal operasional haji 2026, sekitar 400 petugas dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci mulai hari ini. Mereka akan bertugas sebagai tim pendahulu untuk memastikan kesiapan layanan bagi jemaah.

Petugas yang diberangkatkan mencakup tim Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara. Sementara itu, keberangkatan jemaah haji kloter pertama dijadwalkan dimulai pada 22 April 2026.

Dengan rampungnya persoalan visa ini, pemerintah memastikan seluruh tahapan awal penyelenggaraan haji berjalan sesuai rencana tanpa hambatan berarti. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya