Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap temuan fosil berusia sekitar 1,8 juta tahun di kawasan situs arkeologi Bumiayu. Temuan ini dinilai berpotensi lebih tua dibandingkan situs Sangiran yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat penting manusia purba di Indonesia.
Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra BRIN Herry Yogaswara mengatakan kawasan Bumiayu memiliki nilai strategis dalam mengungkap sejarah kehidupan purba, khususnya di wilayah Jawa bagian barat.
“Kawasan ini memiliki nilai penting dari berbagai aspek, mulai dari geologi, paleontologi, paleoantropologi, hingga arkeologi,” ujar Herry, Selasa (7/4).
Dari hasil ekskavasi, peneliti menemukan beragam fosil fauna seperti gajah, kuda nil, buaya, kura-kura, ikan, hingga moluska. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kawasan itu pada masa lampau merupakan lingkungan perairan dangkal yang kemudian mengalami perubahan menjadi daratan.
Selain fosil fauna, tim juga menemukan artefak berupa alat batu dan tulang yang diduga digunakan manusia purba. Penemuan ini memperkuat indikasi adanya aktivitas awal manusia di kawasan tersebut.
BRIN menilai penguatan riset dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mengembangkan Bumiayu sebagai kawasan unggulan arkeologi. Ke depan, situs ini juga berpotensi dikembangkan sebagai destinasi edukasi yang memberi manfaat bagi masyarakat luas. (H-3)
Penemuan fosil langka Cimolodon desosai di Baja California mengungkap rahasia mamalia bertahan hidup saat kepunahan massal dinosaurus 66 juta tahun lalu.
Ilmuwan temukan fosil gurita raksasa Nanaimoteuthis haggarti sepanjang 19 meter di Jepang. Simak evolusi dan peran predator puncak lautan purba ini.
Fosil Breugnathair elgolensis ditemukan di Isle of Skye dan diperkirakan berusia sekitar 167 juta tahun, berasal dari periode Jurassic Tengah.
Penemuan fosil echidna raksasa yang tersembunyi selama 100 tahun akhirnya terungkap. Temuan ini mengubah pemahaman ilmuwan tentang sejarah prasejarah Australia.
Pendaki di Alpen Italia menemukan jejak ekosistem lengkap berusia 280 juta tahun. Dari reptil hingga jejak hujan purba, temuan ini bikin ilmuwan tercengang.
Di lokasi yang berada sekitar 3.000 meter di atas permukaan laut tersebut, para ilmuwan menemukan harta karun berupa jejak kaki dari setidaknya lima spesies hewan yang berbeda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved