Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KESEHATAN saluran cerna merupakan salah satu kunci utama tumbuh kembang anak yang optimal. Namun, banyak orangtua yang masih bingung menentukan apakah kondisi pencernaan buah hatinya dalam keadaan sehat atau justru sedang mengalami gangguan.
Dokter spesialis anak konsultan gastrohepatologi, dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A(K), Subsp. G.H., menekankan pentingnya orangtua untuk jeli memperhatikan indikator fisik dari kotoran atau feses anak. Menurutnya, ada empat parameter utama yang harus dipantau, yakni bentuk, ukuran, warna, dan frekuensi buang air besar (BAB).
"Hal yang harus kita lihat pertama dari bentuk, ukuran, warna, dan frekuensi. Kalau dari bentuk feses, ada yang berbentuk bulat, ada yang ambyar, ada yang kayak pisang," ujar dr. Frieda dalam sebuah diskusi kesehatan di Jakarta, dikutip Selasa (7/4).
Untuk memudahkan pemantauan, Frieda menjelaskan penggunaan dua skala medis sebagai acuan. Bagi bayi berusia di bawah 12 bulan, orang tua dapat merujuk pada Infant Stool Form Scale. Sementara untuk anak di atas usia satu tahun, panduan yang digunakan adalah Bristol Stool Chart.
Pada bayi di bawah satu tahun, indikasi masalah cerna bisa dilihat dari volume dan tekstur. Feses yang sedikit dan keras cenderung menandakan konstipasi, sedangkan feses yang cair dengan volume banyak bisa menjadi gejala diare.
Berikut adalah klasifikasi tujuh tipe feses berdasarkan Bristol Stool Chart untuk anak di atas usia satu tahun:
| Tipe Feses | Deskripsi Bentuk | Indikasi Kesehatan |
|---|---|---|
| Tipe 1 | Bulat terpisah seperti kacang, keras | Konstipasi |
| Tipe 2 | Berbentuk sosis tetapi bergumpal | Konstipasi |
| Tipe 3 | Seperti sosis dengan retakan di permukaan | Normal & Ideal |
| Tipe 4 | Seperti sosis atau ular, permukaan halus | Normal & Ideal |
| Tipe 5 | Potongan lembut (seperti marshmallow) | Ambang batas (perlu tambahan serat) |
| Tipe 6 | Potongan halus, lembek, tepi tidak rata | Diare |
| Tipe 7 | Cair sepenuhnya, tanpa potongan padat | Diare |
Selain bentuk, warna feses juga menyimpan informasi penting mengenai apa yang terjadi di dalam perut anak. dr. Frieda menjelaskan bahwa warna kuning atau oranye adalah kondisi normal, terutama pada bayi yang mengonsumsi ASI atau susu formula. Sementara warna hijau atau cokelat biasanya dipengaruhi oleh jenis Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang dikonsumsi.
Terkait frekuensi, dr. Frieda menyebutkan bahwa untuk anak di atas satu tahun, kondisi ideal adalah buang air besar satu kali sehari dengan tekstur tipe 3 atau 4. Namun, orang tua tidak perlu panik jika anak tidak BAB setiap hari.
"Kalau anak tidak pup dalam sehari jangan khawatir, dua hari sekali masih boleh asal tumbuh kembang masih normal. Tapi, kalau sudah di atas tiga hari sekali atau pup sehari dua kali (dengan tekstur tidak normal), itu dianggap sudah tidak normal," jelasnya.
Jika frekuensi BAB di bawah normal, orang tua disarankan mengevaluasi asupan cairan dan serat untuk mencegah konstipasi yang membuat anak mengejan atau menangis. Sebaliknya, jika frekuensi terlalu tinggi, waspadai tanda dehidrasi dan evaluasi kemungkinan adanya alergi pada bahan makanan pendamping ASI yang diberikan. (Ant/Z-1)
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Keluarnya feses berwarna hitam disebabkan oleh adanya darah yang bercampur dengan asam lambung.
Warna feses yang tidak biasa sering kali menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam sistem pencernaan kita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved