Kiat Menghadapi Kegagalan SNBP dan Cara Bangkit

Basuki Eka Purnama
07/4/2026 11:24
Kiat Menghadapi Kegagalan SNBP dan Cara Bangkit
Ilustrasi--Peserta jalur SMMPTN Barat 2023 mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer di Universitas Syiah Kuala, Senin 3 Juli 2023.(MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE)

PENGUMUMAN Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sering kali menjadi momen krusial yang memicu dinamika emosi bagi para lulusan SMA. Bagi mereka yang belum berhasil lolos, rasa kecewa dan sedih merupakan reaksi yang tidak terhindarkan. Namun, mengelola emosi dengan tepat menjadi kunci utama untuk tetap melangkah maju.

Dosen Program Studi Psikologi Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya, Wieka Dyah Partasari, M.Si., Psikolog, menekankan bahwa perasaan negatif pasca-kegagalan adalah hal yang manusiawi. Menurutnya, siswa tidak perlu berpura-pura kuat atau menekan perasaan tersebut.

“Perasaan kecewa, sedih, atau marah setelah tidak lolos SNBP adalah hal yang wajar. Emosi tersebut perlu diakui, bukan dihindari, agar dapat diproses dengan baik dan tidak berdampak negatif dalam jangka panjang,” ujar Wieka dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (7/4).

Validasi Emosi: Menangis Itu Manusiawi

Wieka menjelaskan bahwa mengakui rasa sakit adalah langkah awal pemulihan. Menangis, misalnya, merupakan mekanisme alami tubuh untuk melepaskan beban emosional. Dengan memberikan ruang bagi diri sendiri untuk merasakan kesedihan, proses pemulihan justru akan berjalan lebih sehat dibandingkan jika emosi tersebut dipendam.

Selain itu, ia menyarankan siswa untuk mencari dukungan dari lingkungan terdekat. Bercerita kepada orang yang dipercaya dapat meringankan beban pikiran. Namun, ia memberikan catatan penting mengenai penggunaan media sosial dalam kondisi emosional.

“Meluapkan emosi di media sosial sering kali tidak membantu dan bisa menimbulkan respons yang tidak diharapkan. Lebih baik pilih tempat curhat yang aman dan suportif,” tambahnya.

Langkah Strategis Menuju Rencana Cadangan

Setelah emosi mulai stabil, langkah berikutnya adalah melakukan evaluasi dan menyusun strategi baru. Wieka mengingatkan bahwa gagal di jalur SNBP bukanlah akhir dari perjalanan akademik seseorang. Masih banyak pintu lain yang terbuka lebar menuju perguruan tinggi.

Berikut adalah rangkuman kiat menghadapi ketidaklolosan SNBP menurut perspektif psikologis:

Tahapan Tindakan yang Disarankan
Manajemen Emosi Menerima rasa kecewa, mengizinkan diri untuk menangis, dan tidak berpura-pura baik-baik saja.
Relaksasi Melakukan aktivitas yang disukai seperti olahraga, mendengarkan musik, atau menulis untuk menjernihkan pikiran.
Dukungan Sosial Bercerita kepada orang kepercayaan (bukan di media sosial) untuk mendapatkan perspektif positif.
Evaluasi Tujuan Fokus pada bidang studi dan minat, bukan sekadar nama besar universitas.
Eksplorasi Jalur Lain Mempersiapkan diri untuk SNBT, Jalur Mandiri, atau mempertimbangkan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Sebagai penutup, Wieka mendorong para siswa untuk proaktif mencari informasi mendalam mengenai program studi yang diminati melalui situs resmi, berdiskusi dengan alumni, atau bertanya langsung kepada mahasiswa aktif. Hal ini penting agar keputusan yang diambil selanjutnya didasarkan pada data dan realitas lapangan, bukan sekadar emosi sesaat. (Ant/Z-1)

Gagal SNBP adalah satu hambatan kecil dari perjalanan panjang. Fokuslah pada tujuan karier jangka panjang dan manfaatkan jalur seleksi lain yang tersedia dengan persiapan yang lebih matang.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya