Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMBANGUN kedekatan emosional antara orangtua dan anak tidak selalu membutuhkan waktu yang lama. Psikolog anak dan keluarga dari Universitas Indonesia, Sani B Hermawan, menekankan bahwa kualitas interaksi jauh lebih penting daripada durasi pertemuan.
Menurut Sani, bagi orangtua yang sibuk bekerja, meluangkan waktu singkat namun intensif jauh lebih bermanfaat bagi keterikatan emosional (emotional attachment) anak.
“Kadang orangtua sekarang bekerja, itu susah sekali mencari waktu satu jam bersama setiap harinya. Tapi dengan 15 menit saja bersama berkualitas, bisa berbagi cerita, ketawa, memeluk, itu lebih bagus kedekatannya atau manfaat emotional attachment-nya,” ujar Sani, dikutip Minggu (29/3).
Sani menyarankan agar kebiasaan berkomunikasi dibangun sejak anak masih kecil. Hal ini bertujuan agar ruang dialog tetap terbuka hingga anak menginjak usia remaja maupun dewasa.
Dalam membangun dialog tersebut, orangtua diharapkan dapat:
Meski idealnya dimulai sejak dini, Sani menegaskan bahwa tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki hubungan.
“Yang terpenting adalah niat baik untuk memperbaiki komunikasi dan hubungan,” tuturnya.
Alih-alih melarang penggunaan teknologi, Sani menilai gawai justru bisa menjadi alat bantu untuk mempererat hubungan jika digunakan bersama. Aktivitas seperti bermain gim atau menonton film dapat menjadi sarana diskusi yang interaktif.
“Yang jelas ada komunikasi membahas hal itu, sehingga tidak hanya mainnya, tapi lebih ke arah kedekatan secara emosional dan membangun hubungan dua arah tadi melalui gawai sebagai materialnya atau tools-nya gitu, sebagai medianya,” imbuh Sani.
Selain aktivitas digital, orangtua juga bisa beralih ke permainan konvensional seperti ular tangga, catur, atau petak umpet untuk menciptakan momen kebersamaan yang nyata.
Pesan ini sejalan dengan kampanye #SatuJamBerkualitas yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yang mengajak keluarga Indonesia untuk lebih hadir secara utuh bagi anak-anak di tengah kepungan arus media sosial. (Ant/Z-1)
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved