Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT diimbau untuk sementara menunda keberangkatan umrah. Puluhan ribu jemaah asal Indonesia juga hingga kini masih tertahan di Arab Saudi.
Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Selly Andriany Gantina, saat berada di Cirebon, Selasa (3/3) malam. “Yang paling terpenting adalah menghimbau kepada para jemaah umrah di Indonesia untuk menunggu atau menahan diri agar tidak melakukan pemberangkatan ibadah umrah selama kondisi di Timur Tengah masih belum aman,” tutur Selly.
Selly pun menekankan agar pemerintah memberikan perhatian serius kepada jemaah umrah mandiri yang berpotensi tidak terdata secara menyeluruh oleh pemerintah. “Yang harus diawasi itu adalah keberadaan jemaah umrah mandiri, di mana mereka bisa saja melaksanakan kepulangan tidak menggunakan pesawat direct ke Indonesia, tetapi melalui negara-negara transit,” tutur Selly.
Ini berarti koordinasi dengan negara transit menjadi krusial, terutama jika negara tersebut terdampak eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. “Pemerintah harus berkoordinasi dengan negara-negara transit tersebut yang memang sedang menghadapi konflik di Timur Tengah,” tutur Selly.
Selanjutnya Selly juga memberikan perhatian serius terhadap Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah atau travel nakal yang menelantarkan jemaah di Arab Saudi. Mereka ini seringkali menelantarkan jemaah umrah di sana. Untuk itu Selly menekankan agar Kementerian Haji harus melakukan sweeping terhadap para jemaah yang ada di sana dan bekerja sama dengan KUH atau Kantor Urusan Haji yang ada di Arab Saudi, juga KJRI dan Konjen yang ada di sana.
Sedangkan untuk pelaksanaan ibadah haji, lanjut Selly, persiapannya hingga kini masih tetap berjalan. Dijadwalkan pemberangkatan tahap awal pada 21 April 2026. “Namun keputusan final tetap menunggu kepastian dari Pemerintah Arab Saudi. Jangan sampai nanti justru kita membuat satu kesimpulan yang akan merugikan semua, baik itu Pemerintah Indonesia atau jemaah yang memang sudah kita rencanakan secara matang,” tutur Selly.
Menyinggung keberadaan jemaah Indonesia yang masih berada di Arab Saudi, Selly mengungkapkan tadinya berjumlah 58 ribu orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 6 ribu orang sudah dipulangkan ke tanah air.
Namun Selly pun mengakui bahwa ada selisih data terkait jumlah jemaah Indonesia di Arab Saudi. Berdasarkan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), jumlah jemaah yang tersisa tercatat 48.000 orang. Selisih tersebut kemungkinan berasal dari jemaah umrah mandiri yang tidak melapor atau menggunakan maskapai asing dengan rute transit. “Nah, selisih data inilah yang harus kita perbaiki. Karena kalau di awal itu kan 58.000, kalau sudah dipulangkan 6.000 harusnya 52.000. Nah, sisanya ini ke mana?” tanya Selly.
Selly menduga selisih tersebut berasal dari jemaah umrah mandiri yang tidak melapor atau menggunakan maskapai asing dengan rute transit. “Bisa saja mereka menggunakan Korean Air, Malaysia Airlines atau Philippine Airlines yang transitnya justru ke negara lain baru sampai ke Indonesia. Nah, itu juga yang harus didata oleh pihak Imigrasi Indonesia,” tutur Selly. (H-2)
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Mediasi antara PT Khazanah Tamma Internasional dan jemaah umrah Syawal digelar pada Selasa (14/4) di bawah fasilitasi Kementerian Haji dan Umrah.
KANTOR Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, melaporkan adanya penundaan keberangkatan ibadah umrah oleh masyarakat Pulau Bangka.
Masa berlaku visa Umrah hanya sampai 30 Syawal jadi bertepatan kurang lebih dengan 17 April 2026.
Sebanyak 12 personel gabungan dari Polri dan TNI serta 4 unit kerja menerima penghargaan
Penghargaan diwujudkan melalui program pemberangkatan ibadah umrah ke Tanah Suci secara bertahap.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur dan regulasi yang berlaku bagi seluruh PPIU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved