Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, meminta publik untuk bersikap jernih dan jujur dalam membaca struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia menegaskan bahwa pengalokasian dana untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak seharusnya dipandang sebagai pemotongan hak dasar pendidikan, melainkan sebagai upaya penopang kualitas sumber daya manusia (SDM).
Azis menyoroti adanya kegaduhan publik yang menganggap ratusan triliun anggaran pendidikan sedang dirampas untuk program MBG. Menurutnya, pandangan tersebut adalah kekeliruan dalam memahami struktur klasifikasi anggaran negara.
"Kesalahan berpikir yang terus direproduksi adalah menyamakan bagian dari anggaran pendidikan dengan pengambilan dari kebutuhan dasar pendidikan. Program makan bergizi ditempatkan bukan sebagai pengganti, melainkan sebagai penopang agar anak dapat belajar sebagai manusia utuh," ujar Azis melalui keterangan tertulisnya, Kamis (26/2/2026).
Azis menjelaskan bahwa pemerintah melakukan efisiensi dengan mengoreksi belanja yang tidak optimal dari berbagai pos anggaran untuk kemudian diarahkan ke program yang berdampak langsung pada masyarakat. Ia menekankan bahwa efisiensi ini bukanlah amputasi terhadap hak-hak yang sudah ada.
Ia mengatakan program makan bergizi diperuntukkan bagi anak sekolah, maka secara administratif pencatatannya masuk dalam kelompok anggaran pendidikan. Azis menilai hal tersebut sangat wajar secara mekanisme keuangan negara.
"Pencatatan administratif dipelintir menjadi narasi pemotongan. Publik diajak marah, bukan diajak memahami. Padahal, ketika APBN meningkat, mandat konstitusional alokasi pendidikan 20 persen otomatis ikut meningkat nilainya," katanya.
Azis memastikan bahwa kebutuhan dasar pendidikan yang selama ini menjadi prioritas tetap terjaga. Berdasarkan dokumen anggaran yang ada, ia menegaskan tidak ada pengurangan pada pos kesejahteraan guru maupun bantuan pendidikan esensial lainnya.
Justru dengan ruang fiskal yang membesar, negara dinilai memiliki peluang untuk melakukan banyak hal secara simultan: memperbaiki infrastruktur sekolah sekaligus memastikan siswa memiliki gizi yang cukup untuk menyerap pelajaran.
"Pendidikan justru runtuh ketika kita membiarkan anak belajar dalam kondisi lapar. Narasi yang memisahkan makan anak dari pendidikan anak adalah narasi yang keliru sekaligus berbahaya karena mengadu dua kepentingan yang berada pada garis yang sama," kata Azis.
Lebih lanjut, Azis mengajak seluruh pihak untuk melakukan pengawasan terhadap pemerintah dengan disiplin berpikir dan data yang utuh. Ia memperingatkan bahwa menjadikan angka sebagai "peluru politik" hanya akan mengikis kepercayaan publik dan kewarasan bangsa.
"Kejujuran dalam membaca angka adalah fondasi kepercayaan publik. Tanpanya, kebijakan sebaik apa pun niatnya akan selalu tampak mencurigakan," pungkasnya.
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga mulai menunjukkan dampak signifikan sebagai penggerak ekonomi daerah.
Nilai produksi sayuran nasional tembus Rp120 triliun. Pakar IPB dan Ewindo dorong penguatan sistem pangan melalui benih unggul dan teknologi perbenihan.
PTPP sukses menyelesaikan proyek SPPG di 15 provinsi dalam 37 hari. Proyek ini mendukung program Makan Bergizi Gratis untuk menekan stunting dan meningkatkan kualitas SDM.
Survei Poltracking Indonesia menunjukkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi motor kepuasan publik dan penggerak ekonomi petani di akar rumput.
Hashim Djojohadikusumo resmi ditunjuk sebagai Ketua Penasihat APPMBGI untuk memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional.
Mendikdasmen menegaskan komitmennya dalam menjaga pelaksanaan TKA agar tetap kredibel, transparan, dan berintegritas di seluruh wilayah Indonesia.
WIC Jakarta sukses gelar Konferensi Biennial WCI ke-17. Fokus pada pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan pelestarian warisan budaya di era transformasi.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mengatasi kendala tersebut agar tidak terjadi di tahun berikutnya.
Dalam konteks ini, pendidikan vokasi seharusnya menjadi solusi strategis. Namun untuk memahami bagaimana seharusnya vokasi berfungsi, kita perlu melihat praktik terbaik global.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan komitmennya melakukan perbaikan besar-besaran sektor pendidikan, mulai dari renovasi fisik sekolah hingga penguatan kualitas pembelajaran.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved