Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BURNOUT menjadi salah satu masalah kesehatan mental pada pekerja kantoran yang semakin sering terjadi. Kondisi ini tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan berkembang akibat stres kerja berkepanjangan yang tidak dikelola dengan baik.
Sayangnya, banyak karyawan tidak menyadari bahwa dirinya sedang mengalami burnout. Padahal, tubuh dan perilaku sudah memberikan berbagai sinyal peringatan yang kerap diabaikan. Mengutip laman Halodoc, berikut ciri fisik dan gejala burnout yang perlu Anda waspadai.
Burnout dapat berdampak langsung pada kondisi fisik seseorang. Beberapa tanda fisik burnout yang umum dirasakan antara lain:
Jika dibiarkan, kondisi fisik akibat burnout ini dapat memengaruhi performa kerja, konsentrasi, hingga kualitas hidup secara keseluruhan.
Selain fisik, burnout juga berdampak besar pada kesehatan mental dan emosional karyawan. Beberapa gejala yang kerap muncul meliputi:
Gejala-gejala tersebut sering menjadi pemicu penurunan produktivitas kerja dan kepercayaan diri, terutama bagi pekerja kantoran dengan beban kerja tinggi.
Burnout dapat diatasi dan dicegah dengan langkah-langkah sederhana namun konsisten, di antaranya:
Langkah-langkah tersebut tidak hanya membantu mencegah burnout, tetapi juga membuat pekerjaan lebih teratur, produktif, dan target kerja dapat tercapai tepat waktu. Menangani gejala burnout sejak dini berarti menjaga kesehatan mental dan kualitas hidup jangka panjang. (Halodoc/Z-10)
Psikolog Ratih Ibrahim memperingatkan risiko PTSD pada korban kecelakaan kereta api. Simak gejala, faktor risiko, dan pentingnya penanganan dini di sini.
Penelitian terbaru mengungkap konsep 'affective tactile memory'. Ternyata, tubuh kita merekam sentuhan bermakna sebagai sensasi fisik yang membentuk rasa aman seumur hidup.
Psikolog Ratih Ibrahim menjelaskan pentingnya resiliensi dan dukungan keluarga bagi korban kecelakaan kereta api untuk pulih dari trauma psikologis.
Ia juga mengingatkan bahwa menghindari sepenuhnya stimulus yang berkaitan dengan trauma dalam jangka panjang dapat menghambat proses pemulihan.
Ia menjelaskan, gejala yang muncul bisa beragam, seperti perasaan cemas berlebihan, jantung berdebar saat berada di keramaian.
Masalah emosi dan perilaku pada anak usia dini kerap kali dipersepsikan sebagai fase perkembangan yang wajar.
Kebutuhan perangkat kerja semakin meningkat, terutama bagi pekerja kantoran yang membutuhkan tablet dengan performa cepat, baterai tahan lama, dan kemampuan multitasking
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved