Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Satgas Penanggulangan Bencana IDAI, Kurniawan Taufiq Kadafi, mengatakan masalah pemberian Air Susu Ibu (ASI) dan susu formula di tengah situasi bencana, mungkin dianggap sepele, namun para praktisi kesehatan terutama dokter anak menilai, itu hal yang sangat krusial karena lingkungan harus menjamin dan mengutamakan kebutuhan ibu yang memiliki bayi dalam situasi bencana.
"Artinya kita harus memberikan kepastian bahwa proses menyusui tetap dapat dilanjutkan. Tempat yang nyaman dan terjamin privasi untuk menyusui anak itu mungkin harus dipikirkan di lokasi bencana yang bekerja sama dengan stakeholder untuk membuat proses menyusui dari ibu-ibu itu tetap berjalan secara optimal," kata Kurniawan dalam konferensi pers secara daring, Senin (1/12).
Selain stakeholder terkait, dukungan dari tetangga dan sesama ibu juga tetap diperlukan agar ibu-ibu bisa tetap menyusui.
Menurut Kurniawan yang menjadi masalah dalam pemberian ASI di situasi bencana adalah pendampingan, prioritas akses makanan dan air yang bersih. Pemberian bantuan praktis bagi ibu yang menyusui parsial dibutuhkan agar bisa menyusui dan mengurangi kebutuhan susu formula serta penggunaan botol.
"Hal yang sangat dan penting diperhatikan adalah air bersih dan fasilitas yang diperlukan. Kemudian pendampingan relaksasi bagi bayi yang berhenti menyusui," pungkasnya. (H-2)
IDAI mendorong daycare mematuhi regulasi PAUD dan standar nasional untuk mencegah kekerasan anak serta memastikan tumbuh kembang yang optimal.
Setiap lembaga pengasuhan anak wajib menyediakan fasilitas yang dapat dipantau langsung, seperti CCTV, agar orang tua memiliki akses terhadap apa yang terjadi pada anaknya.
Guru daycare diharapkan memiliki kompetensi pemenuhan kesehatan anak, termasuk apabila terjadi kecelakaan seperti tersedak, tersetrum, dan sebagainya.
IDAI menegaskan bahwa daycare atau Taman Penitipan Anak (TPA) seharusnya dipahami sebagai tempat pengasuhan, bukan sekadar tempat menitipkan anak.
Campak kembali mengancam anak-anak di Indonesia. IDAI ungkap satu penderita bisa menulari hingga 18 orang, risiko pneumonia hingga kematian meningkat.
IDAI menyatakan vaksin influenza trivalen aman bagi balita mulai usia 6 bulan, ibu menyusui, dan komorbid. Simak dosis dan rekomendasi WHO terbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved