Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INFLUENZA atau flu adalah penyakit infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza. Flu bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Gejalanya bisa ringan hingga berat, tergantung pada jenis virus yang menyerang. Selain influenza, ada pula penyakit lain yang sering disangka flu seperti HFMD (Hand, Foot, and Mouth Disease).
Artikel ini akan membahas jenis-jenis influenza dan penjelasan singkat tentang HFMD, agar kamu bisa membedakan keduanya dengan mudah.
Influenza tipe A merupakan jenis flu paling berbahaya karena dapat menyebabkan pandemi global. Virus ini menginfeksi manusia dan juga hewan seperti burung serta babi, dan bisa bermutasi cepat membentuk varian baru.
Tipe ini hanya menyerang manusia, dan umumnya menyebabkan epidemi musiman. Meski gejalanya mirip dengan influenza A, namun cenderung lebih ringan dan jarang menyebabkan pandemi global.
Gejala umum influenza B:
Influenza tipe C menimbulkan gejala paling ringan dan sering tidak terdeteksi karena mirip pilek biasa. Virus ini jarang menyebabkan wabah besar.
Jenis influenza ini lebih banyak ditemukan pada hewan ternak, seperti sapi dan babi. Sampai saat ini belum terbukti bisa menular ke manusia, namun para ahli terus menelitinya untuk mencegah potensi mutasi di masa depan.
Meski bukan bagian dari influenza, penyakit HFMD sering disalahartikan sebagai flu biasa, terutama pada anak-anak, karena gejala awalnya mirip, demam, lesu, dan sakit tenggorokan.
HFMD disebabkan oleh virus dari kelompok Enterovirus, terutama Coxsackievirus A16 dan Enterovirus 71 (EV71), bukan virus influenza.
Melalui kontak langsung dengan air liur, cairan lepuh, atau feses penderita. HFMD sangat menular, terutama di lingkungan sekolah atau tempat penitipan anak.
Langkah pencegahan kedua penyakit ini mirip karena sama-sama menular lewat kontak langsung dan droplet udara:
Influenza terbagi menjadi empat jenis, A, B, C, dan D, dengan karakteristik dan tingkat keparahan yang berbeda. HFMD bukan influenza, namun memiliki gejala awal yang mirip dan juga sangat menular, terutama pada anak-anak.
Mengetahui perbedaan antara flu dan HFMD membantu kamu melakukan pencegahan dan pengobatan yang tepat, sehingga risiko komplikasi bisa diminimalkan.
Sumber:
KESADARAN terhadap pencegahan penyakit menular dinilai perlu terus diperkuat, terutama untuk penyakit infeksi saluran pernapasan seperti influenza yang masih kerap terjadi di Indonesia.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Vaksin influenza trivalen memberikan perlindungan terhadap tiga jenis virus flu utama. Simak manfaat dan efektivitasnya bagi kesehatan tubuh.
Vaksin influenza trivalen kembali menjadi standar global setelah WHO merekomendasikan penghapusan komponen garis keturunan B/Yamagata.
IDAI menyatakan vaksin influenza trivalen aman bagi balita mulai usia 6 bulan, ibu menyusui, dan komorbid. Simak dosis dan rekomendasi WHO terbaru.
Campak atau Measles merupakan infeksi yang disebabkan oleh Measles virus dan termasuk salah satu penyakit paling menular.
Gejala flu dan pilek sekilas mirip, tapi berbeda. Simak perbedaannya berikut.
Pasien tersebut awalnya hanya mengalami flu. Namun, kondisinya memburuk dengan cepat setelah terkena pneumonia bakteri.
KESEHATAN anak menjadi perhatian utama bagi orang tua, terutama saat memasuki musim hujan yang membawa perubahan cuaca ekstrem. Di periode ini, anak-anak sangat rentan mengalami alergi.
Nutrisi seperti vitamin C, vitamin E, antioksidan, dan asam lemak sehat berperan penting dalam mendukung fungsi imun agar tubuh lebih tahan terhadap virus dan bakteri penyebab flu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved