Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYAKIT arteri perifer (PAP) merupakan gangguan pada pembuluh arteri yang tidak boleh dianggap sepele. Kondisi ini terjadi ketika arteri menyempit atau tersumbat, sehingga aliran darah ke berbagai bagian tubuh menjadi terganggu.
Penyebab utama PAP adalah penumpukan plak di dinding arteri. Plak ini terbentuk dari berbagai zat dalam darah, seperti lemak, kolesterol, dan kalsium.
Meskipun awalnya hanya berupa endapan kecil, penumpukan tersebut lama-kelamaan dapat mempersempit bahkan menutup jalur aliran darah secara total.
Penyakit arteri perifer umumnya menyerang arteri yang berada di kepala, perut, dan anggota gerak, terutama kaki. Hal ini menyebabkan pasokan darah ke bagian tubuh tersebut berkurang. Salah satu kelompok yang memiliki risiko tinggi terkena PAP adalah penderita diabetes, karena kadar gula darah yang tinggi dapat merusak dinding pembuluh darah dan memperburuk aliran darah.
Selain pengidap diabetes, terdapat beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami PAP, antara lain:
Gejala penyakit arteri perifer bervariasi pada tiap individu. Sebagian penderita mungkin tidak merasakan keluhan apa pun, sementara yang lain bisa mengalami nyeri kaki saat berjalan atau yang dikenal sebagai klaudikasio.
Selain klaudikasio, gejala lain yang dapat muncul adalah mati rasa atau kelemahan pada kaki, rasa dingin pada kaki, luka di bagian kaki dan sulit sembuh, perubahan warna kulit kaki, denyut nadi di kaki melemah atau tidak terasa, serta disfungsi ereksi pada pria.
Jika mengalami gejala-gejala tersebut, terutama bagi penderita diabetes atau yang berusia di atas 50 tahun, sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat sejak dini.
Meski demikian, penyakit arteri perifer dapat dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan antara lain:
Kesimpulannya, penyakit arteri perifer merupakan gangguan serius pada pembuluh darah yang dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang jika tidak ditangani dengan baik.
Mengenali faktor risiko dan gejalanya sangat penting agar dapat dilakukan pencegahan dan pengobatan sejak dini. Dengan pola hidup sehat dan pemeriksaan rutin, risiko terjadinya penyakit ini setidaknya dapat dicegah. (halodoc.com/Z=1)
Kenali berbagai jenis penyakit jantung seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, aritmia, dan lainnya. Pelajari penyebab dan gejalanya di sini.
Penderita diabetes perlu mencegah arteri perifer agar terhindar dari komplikasi penyakit serius
Katarak bukan lagi penyakit lansia. Kenali katarak juvenil yang mengincar usia produktif akibat diabetes, trauma, hingga miopia tinggi. Cek gejalanya di sini!
Masyarakat disarankan melakukan deteksi dini, yaitu skrining untuk mengidentifikasi risiko diabetes sejak awal.
Konsumsi minuman berpemanis (SSB) di Indonesia meningkat tajam. Pakar Gizi IPB ingatkan risiko diabetes dan pentingnya membatasi asupan gula harian.
Gula aren sering dianggap lebih sehat, tapi benarkah aman untuk diabetes? Simak kandungan, indeks glikemik, batas konsumsi harian, serta risiko kesehatan jika berlebihan.
Simak 5 cara efektif menjaga kadar gula darah tetap stabil, mulai dari pola makan hingga kelola stres, guna mencegah komplikasi diabetes sejak dini.
Sering kesemutan atau mati rasa? Jangan anggap sepele. Bisa jadi itu tanda neuropati perifer, gangguan saraf yang berbahaya jika dibiarkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved