Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMAK sering kali dicap sebagai biang masalah kesehatan. Namun, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Dalam jenis dan kadar yang tepat, lemak justru berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama kesehatan mental.
Menurut data dari Harvard Health Publishing, lemak, khususnya omega-3, mampu membantu mengatasi berbagai gangguan mood, seperti depresi pasca persalinan, gangguan bipolar (fase depresi manik), skizofrenia, hingga gangguan kepribadian ambang. Kandungan lemak sehat membantu melancarkan aliran darah ke otak dan mendukung fungsi saraf yang optimal.
Tak hanya menjadi cadangan energi, lemak juga berperan vital dalam mendukung kinerja otak dan menyeimbangkan sistem saraf. Berikut fungsi penting lemak bagi kesehatan mental:
Sekitar 60% otak manusia terdiri dari lemak, terutama omega-3 dan omega-6. Lemak ini membentuk membran sel otak dan mendukung komunikasi antarsel saraf.
Lemak membantu penyerapan vitamin larut A, D, E, dan K, yang berperan dalam produksi serotonin dan dopamin—hormon pengatur suasana hati yang dapat mencegah depresi.
Omega-3 dari ikan laut dalam atau biji chia dapat menekan peradangan kronis pada otak, salah satu pemicu gangguan mood dan kognitif.
Konsumsi lemak sehat secara rutin membantu meningkatkan daya ingat, fokus, dan kecepatan berpikir dengan memperlancar transmisi sinyal antarsel saraf.
Lemak memperlambat penyerapan glukosa, menjaga kadar gula darah tetap stabil, dan mencegah perubahan mood yang drastis.
Lapisan mielin—pelindung sel saraf—terbuat dari lemak. Kekurangan lemak sehat dapat mengganggu komunikasi saraf dan memengaruhi keseimbangan emosi.
Kekurangan lemak sehat terbukti meningkatkan risiko kecemasan, depresi, bahkan demensia. Asupan lemak yang cukup menjadi langkah pencegahan jangka panjang. (Z-10)
Apakah Anda merasa nyeri dada saat dikejar deadline atau sedang stres? Jangan abaikan gejala ini, karena bisa jadi ini adalah sinyal dari tubuh yang sedang mengingatkan.
Kepemilikan ponsel pintar pada remaja awal dikaitkan dengan faktor risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
Selain menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, polusi udara juga dapat berdampak buruk pada berbagai organ tubuh, termasuk otak dan sistem saraf, khususnya pada anak-anak.
Ketahui 6 alasan kucing buang air kecil di luar kotak pasir, mulai dari masalah kesehatan hingga stres, serta cara mengatasinya agar rumah tetap bersih.
Obesitas dan diabetes tipe 2 merupakan masalah kesehatan utama di seluruh dunia, karena keduanya meningkatkan risiko penyakit jantung dan kematian terkait kardiovaskula
Masalah gizi buruk, stunting, anemia pada ibu hamil, serta tingginya angka penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes menjadi pemandangan yang tak kunjung sirna
Psikolog Ratih Ibrahim memperingatkan risiko PTSD pada korban kecelakaan kereta api. Simak gejala, faktor risiko, dan pentingnya penanganan dini di sini.
Penelitian terbaru mengungkap konsep 'affective tactile memory'. Ternyata, tubuh kita merekam sentuhan bermakna sebagai sensasi fisik yang membentuk rasa aman seumur hidup.
Psikolog Ratih Ibrahim menjelaskan pentingnya resiliensi dan dukungan keluarga bagi korban kecelakaan kereta api untuk pulih dari trauma psikologis.
Ia juga mengingatkan bahwa menghindari sepenuhnya stimulus yang berkaitan dengan trauma dalam jangka panjang dapat menghambat proses pemulihan.
Ia menjelaskan, gejala yang muncul bisa beragam, seperti perasaan cemas berlebihan, jantung berdebar saat berada di keramaian.
Masalah emosi dan perilaku pada anak usia dini kerap kali dipersepsikan sebagai fase perkembangan yang wajar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved