Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Riau (UNRI) resmi ditetapkan sebagai salah satu perguruan tinggi pendamping dalam Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, yang mencakup jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK).
Komitmen UNRI dalam program ini ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Rektor UNRI serta partisipasi dalam kegiatan Training of Trainers (ToT) Tenaga Ahli Pendamping Program Revitalisasi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Rektor UNRI Prof Dr Sri Indarti, SE, MSi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UNRI.
“Kami menyambut baik dan siap menjalankan amanah ini. Keterlibatan Universitas Riau dalam program pendampingan revitalisasi satuan pendidikan merupakan bentuk nyata kontribusi akademisi dalam penguatan mutu pendidikan nasional,” kata Sri Indarti, Jumat (20/6).
Ia menjelaskan, UNRI kembali menunjukkan kiprahnya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung program prioritas nasional di bidang pendidikan, sekaligus memperkuat peran akademisi dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing tinggi.
Melalui kerja sama itu, UNRI bersama sejumlah perguruan tinggi lainnya ditunjuk sebagai mitra strategis pemerintah dalam melakukan pendampingan dan pemantauan atas pelaksanaan bantuan revitalisasi kepada satuan pendidikan dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK.
Ia juga mengungkapkan, penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam membangun sinergi antara Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah dengan perguruan tinggi dalam mendampingi transformasi satuan pendidikan di berbagai daerah. Selain penandatanganan,
Sementara Direktur PAUD Dr Nia Nurhasanah menegaskan pentingnya akuntabilitas dan profesionalisme tenaga ahli pendamping.
“Kami berharap para pendamping dari perguruan tinggi dapat menjadi penggerak perubahan yang mendorong peningkatan layanan pendidikan di satuan-satuan PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK,” ujarnya.
Ia menerangkan, kegiatan juga diisi dengan pelatihan teknis serta pengarahan bagi tenaga ahli yang akan terjun langsung ke lapangan yang diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang telah melalui proses seleksi oleh Direktorat PAUD.
"Para peserta dibekali pemahaman teknis, administratif, serta keterampilan pelaporan agar dapat menjalankan tugas pendampingan secara optimal dan bertanggung jawab," pungkasnya. (H-2)
Ia menjelaskan, upaya memperkuat kepercayaan publik dilakukan melalui peningkatan sistem pengawasan internal, penguatan kontrol terhadap hakim konstitusi.
Di tingkat nasional, Unika Atma Jaya menempati peringkat #4 PTS terbaik se-Indonesia dan peringkat #22 dari seluruh Perguruan Tinggi se-Indonesia.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Kolaborasi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi dinilai semakin penting dalam memperkuat pemahaman konstitusi di Indonesia.
Bagi mahasiswa internasional, memilih kampus tidak hanya soal kualitas akademik, tetapi juga kenyamanan tempat tinggal dan jaminan keamanan.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
IDAI mendorong daycare mematuhi regulasi PAUD dan standar nasional untuk mencegah kekerasan anak serta memastikan tumbuh kembang yang optimal.
Roadmap ECCE merupakan bentuk komitmen bersama negara-negara ASEAN dan mitra dalam memperkuat layanan pendidikan sekaligus perlindungan anak usia dini.
Upaya membangun sumber daya manusia (SDM) nasional yang berdaya saing tak akan pernah tuntas selama akses pendidikan anak usia dini (PAUD) masih timpang.
Kolaborasi ini bertujuan memutus sekat informasi dan menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas melalui konten edukasi yang ringan dan menghibur.
Program tersebut nantinya jika memang memberikan dampak yang nyata akan dibuatkan sebagai program nasional oleh pemerintah.
Kegiatan yang diikuti oleh 500 anak perwakilan dari 250 lembaga sekolah se-Kota Kediri tersebut diisi dengan bernyanyi dan melakukan sejumlah permainan motorik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved