Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis anak dari lulusan Universitas Indonesia Yuni Astria menyampaikan paparan sinar dari penggunaan gawai bisa menghambat hormon melatonin yang bisa menunda rasa kantuk pada anak.
"Studinya ini sudah ada di Indonesia bahkan, jadi kalau gawai itu kita berikan sebelum tidur jangan berharap anak akan tidur, jangan berharap
juga dia akan mengantuk," kata Yuni, dikutip Senin (19/5).
Ia menjelaskan melatonin merupakan hormon yang bikin mengantuk hingga seseorang akhirnya bisa tertidur.
"Kalau dengan gawai itu akan dihambat produksinya, karena ada yang namanya sinar biru itu termasuk juga lampu," jelasnya.
Dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Karya Medika itu menyarankan membatasi penggunaan gawai sebelum tidur dan mengubah suasana kamar menjadi lebih gelap atau redup saat akan menidurkan anak.
"Lampu harus dimatikan sebaiknya ya atau redup deh minimal. Karena dengan cahaya lampu itu hormon melatonin akan lebih susah untuk keluar," ujarnya.
Ia juga menyarankan orangtua jangan ajak anak untuk melakukan stimulasi berlebihan sebelum tidur. Hal ini bisa membuat anak bisa menjadi kembali aktif.
Kemudian, ia menekankan untuk menjaga konsistensi terutama jadwal tidur dan bangun pada anak.
Menurutnya, menciptakan bisa tidur yang nyaman kuncinya konsistensi, namun terkadang orang tua kerap kali lupa untuk diterapkan pada anak.
"Jadi itu konsistensi, apa yang harus kita konsistensikan jadwal bangun dan juga jadwal tidur kalau bisa jangan terlalu melenceng setiap
harinya bahkan termasuk di akhir pekan karena anak itu perlu sesuatu yang predictable dan juga konsistensi," jelasnya.
Lebih lanjut, menurutnya selain nutrisi, stimulasi, dan imunisasi, tidur merupakan salah satu faktor dalam tumbuh kembang anak.
Ia mengatakan manfaat tidur pada anak bisa untuk mengonsolidasi memori, meningkatkan daya imun dan sel-sel tubuh.
"Kalau tidur itu terganggu menjadi berbahaya karena fungsi kognitif juga bisa terganggu akhirnya efisiensi kemampuan pembelajaran juga
bisa terganggu termasuk juga pertumbuhannya," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Psikolog Sani Budiantini menekankan pentingnya kesiapan mental orangtua dalam menghadapi reaksi anak saat implementasi PP Tunas dan pembatasan gawai.
Psikolog UI Prof. Rose Mini dan Alva Paramitha menyarankan orangtua kreatif berikan alternatif kegiatan nyata untuk kurangi ketergantungan gawai anak.
Penggunaan gawai justru memutus kebutuhan stimulasi tersebut karena sifatnya yang searah. Anak cenderung hanya menjadi peniru pasif tanpa memahami makna di balik kata-kata yang didengar.
Jika orangtua melarang anak bermain ponsel namun mereka sendiri sibuk dengan perangkatnya, hal itu akan mengirimkan pesan yang bertentangan bagi anak.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Aktivitas fisik dan sosial tidak hanya efektif mengalihkan perhatian dari layar, tetapi juga mendorong perkembangan interaksi anak dengan lingkungan sekitar.
Penuaan pada manusia bukanlah sesuatu yang terjadi secara alami tanpa sebab, melainkan dampak langsung dari penurunan kadar hormon dalam tubuh.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Proses penuaan pada manusia tidak semata-mata terjadi karena faktor usia, melainkan dipicu oleh menurunnya kadar hormon di dalam tubuh
Hormon menjadi faktor adanya penumpukan lemak, memang risikonya terjadi pada usia di atas 40, terutama pada perempuan.
Masalah ini tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak, dengan manifestasi klinis mulai dari jerawat persisten hingga gangguan kesuburan.
Pemeriksaan hormon rutin, yang umumnya menggunakan metode imunologi, kurang sensitif untuk membaca hormon dalam kadar yang sangat kecil, terutama pada perempuan dan anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved