Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GENERASI muda yang mengadopsi gaya hidup tidak sehat sejak usia 20-an kini mulai merasakan konsekuensinya di usia 30-an. Mereka menjadi lebih rentan terhadap penyakit kronis seperti hipertensi, obesitas, dan gangguan jantung.
Hal ini terungkap dalam laporan yang dirilis oleh Harvard T. H. Chan School of Public Health pada 2024. Penelitian tersebut menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kasus penyakit metabolik di kalangan kelompok usia 25-34 tahun di Amerika Serikat (AS).
“Banyak anak muda yang tidur kurang dari 6 jam, mengonsumsi makanan olahan, dan jarang beraktivitas fisik. Kombinasi ini sangat berisiko,” ungkap peneliti dari Harvard Erica Kenney, dikutip dari situs resmi universitas tersebut.
Temuan ini didukung oleh data dan pengamatan yang ada di Indonesia. Tubuh yang mudah sakit bisa disebabkan oleh kelelahan, pola makan yang tidak seimbang, stres berkepanjangan, serta kurangnya aktivitas fisik. Kebiasaan-kebiasaan ini dapat menurunkan sistem imun dan mempercepat munculnya penyakit kronis.
Dalam hal ini juga, banyak anak muda yang cenderung mengabaikan tanda-tanda awal kelelahan. Kurangnya asupan air putih, kebiasaan begadang, dan tidak rutin berolahraga dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit.
Meski demikian, kondisi ini masih dapat dicegah. Para ahli merekomendasikan agar mulai mengatur pola tidur yang cukup, mengurangi konsumsi makanan cepat saji, serta meningkatkan asupan sayuran dan buah.
Olahraga pun menjadi aspek penting dalam menjaga kesehatan. Melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan cepat, jogging, bersepeda, atau yoga selama minimal 30 menit setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit secara signifikan.
“Olahraga tidak selalu harus berat. Yang terpenting adalah melakukannya secara rutin dan konsisten. Bahkan berjalan kaki pun sangat bermanfaat,” ujar Reisa Broto Asmoro, juru bicara Kementerian Kesehatan RI, dalam sebuah siaran pers.
Langkah-langkah pencegahan ini sangat penting untuk memastikan bahwa usia 30-an tetap menjadi masa produktif, bukan awal dari berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih memperhatikan kesehatan sejak dini, karena gaya hidup yang dijalani saat ini akan sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan di masa depan. (berbagai sumber/Z-1)
Fitur Nightography Samsung geser kamera profesional di kalangan atlet dunia. Simak rahasia foto malam hari yang tajam dan autentik di sini.
Tanda penuaan kini muncul sejak usia 20-an. Dokter ungkap penyebab utamanya dan cara mencegah kerutan dini akibat gaya hidup modern.
Eva Longoria ceritakan adaptasinya tinggal di Spanyol. Mulai dari meninggalkan budaya 'working lunch' yang stres hingga kerinduan pada makanan Meksiko.
Biaya hidup selangit dan tekanan mental membuat banyak orangtua milenial memilih memiliki satu anak.
Mulai dari kaset dianggap fosil hingga disket dikira ikon "Save" versi 3D, inilah kumpulan cerita kocak orangtua saat anak-anak mereka menemukan teknologi era 80-90an.
Gaya hidup warga Bekasi bergeser, olahraga kini jadi bagian lifestyle seiring hadirnya fasilitas sport dan wellness terintegrasi di pusat perbelanjaan.
Studi Johns Hopkins mengungkap posisi lengan yang tidak ditopang meja saat cek tekanan darah bisa menaikkan angka tensi hingga 7 mmHg.
Masyarakat perlu memahami bahwa tidak semua kondisi jantung berdebar itu berbahaya.
Meskipun gangguan metabolisme kerap terjadi pada usia lanjut, tetapi masalah metabolisme juga dapat terjadi di usia muda.
Laporan terbaru AHA mengungkap penyakit jantung masih jadi penyebab kematian tertinggi. Faktor risiko seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes terus meningkat.
Kemenkes menyebut terdapat 3 penyakit yang banyak ditemukan pada pemudik lebaran 2026 yakni hipertensi (darah tinggi), cephalgia (nyeri kepala), dan gastritis (maag).
Perawat PMI Cabang Jakarta Timur, Ahmad Zulfikar, menjelaskan bahwa pemudik yang memeriksakan diri rata-rata mengeluhkan sakit kepala hebat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved