Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYAKIT jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu di Amerika Serikat, bahkan melampaui gabungan kematian akibat kanker dan kecelakaan. Fakta ini terungkap dalam laporan terbaru dari American Heart Association (AHA) bertajuk 2025 Heart Disease and Stroke Statistics Update.
Dalam laporan tersebut disebutkan, penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung dan stroke menyebabkan satu kematian setiap 34 detik di Amerika Serikat, atau sekitar 2.500 kematian per hari. Presiden AHA, Keith Churchwell, menyebut angka ini sebagai kondisi yang mengkhawatirkan karena berpotensi berdampak langsung pada orang-orang terdekat.
“Masih terlalu banyak orang meninggal akibat penyakit jantung dan stroke. Jika digabungkan, keduanya menyebabkan lebih banyak kematian dibandingkan kanker dan kecelakaan,” ujarnya dikutip dari laman newsroom.heath.org.
Dalam data tersebut menunjukkan bahwa pada 2022 terdapat 941.652 kematian akibat penyakit kardiovaskular di Amerika Serikat, meningkat dari 931.578 kasus pada tahun sebelumnya. Meski angka kematian yang disesuaikan berdasarkan usia sedikit menurun, jumlah total kematian tetap tinggi.
Setelah sempat melonjak selama pandemi covid-19, tren kematian akibat penyakit kardiovaskular kini mulai stabil. Namun, kondisi ini belum menunjukkan penurunan signifikan karena berbagai faktor risiko masih terus meningkat.
Laporan tersebut menyoroti sejumlah faktor utama yang memicu penyakit jantung, seperti hipertensi, obesitas, dan diabetes.
Hampir 47% orang dewasa di Amerika Serikat mengalami hipertensi. Selain itu, lebih dari 72% memiliki berat badan tidak sehat, dengan sekitar 42% di antaranya masuk kategori obesitas. Sementara itu, sekitar 57% orang dewasa menderita diabetes tipe 2 atau pradiabetes.
Kondisi ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa. Sekitar 40% anak-anak di AS juga memiliki berat badan tidak sehat, dan 20% di antaranya mengalami obesitas. Secara global, hampir 60% orang dewasa juga menghadapi masalah serupa.
Menurut Latha P. Palaniappan, kelebihan berat badan kini menjadi salah satu ancaman kesehatan terbesar. Bahkan, kondisi ini diperkirakan berkontribusi terhadap sekitar 1.300 kematian tambahan setiap hari di AS dan dapat memangkas harapan hidup hingga 2,4 tahun.
“Dampaknya kini bahkan lebih besar dibandingkan merokok. Kelebihan berat badan bisa disebut sebagai ‘merokok versi baru’ dalam ancaman kesehatan,” ujarnya dikutip dari laman yang sama.
Laporan AHA juga menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam prevalensi faktor risiko berdasarkan jenis kelamin dan ras atau etnis.
Sebagai contoh, tingkat obesitas tertinggi ditemukan pada perempuan kulit hitam sebesar 57,9%, sementara yang terendah pada perempuan Asia sebesar 14,5%. Pada kasus diabetes, pria Hispanik memiliki prevalensi tertinggi, sedangkan perempuan kulit putih terendah. Sementara untuk hipertensi, perempuan kulit hitam kembali mencatat angka tertinggi.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa penyakit jantung tidak berdampak sama pada semua kelompok masyarakat, sehingga diperlukan pendekatan penanganan yang lebih spesifik.
Di tengah berbagai tantangan, terdapat beberapa perkembangan positif. Angka perokok di Amerika Serikat terus menurun, baik pada orang dewasa maupun remaja. Penggunaan rokok elektrik di kalangan pelajar juga menunjukkan tren penurunan.
Selain itu, tingkat kolesterol tinggi juga mulai menurun, didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat serta kemajuan dalam pengobatan.
Para ahli sepakat bahwa pencegahan menjadi kunci utama untuk menekan angka kematian akibat penyakit jantung. Gaya hidup sehat, seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, serta pemeriksaan kesehatan berkala, dinilai penting untuk mengurangi risiko sejak dini. (AHA/newsroom.heath/Z-2)
Terapi Cytoflavin digunakan untuk mendukung metabolisme seluler pasien stroke guna menekan angka disabilitas di Indonesia.
Kontrol gula darah, tekanan darah, dan kolesterol untuk cegah stroke. Kenali gejala awal dan lakukan pencegahan sejak dini demi kesehatan otak dan tubuh.
Data WHO 2025-2026 mengungkap 10 penyakit paling mematikan di dunia, dari jantung hingga diabetes. Simak ancaman kesehatan global terbaru dan faktor pemicunya.
Terminal lucidity adalah lonjakan kesadaran sesaat sebelum meninggal. Ini penjelasan ilmiah, tanda-tanda, dan fakta medisnya.
Firbilasi Atrium merupakan pemicu utama stroke kardioembolik, yakni stroke yang terjadi akibat gumpalan darah yang berasal dari jantung.
Pasar kebugaran digital Tanah Air diproyeksikan melonjak dari US$ 3,8 miliar (2025) menjadi US$ 12,7 miliar (2031).
Studi ATTICA selama 20 tahun mengungkap bahwa individu dengan obesitas sehat secara metabolik (MHO) tetap memiliki risiko penyakit jantung 39% lebih tinggi.
Obesitas saat ini merupakan salah satu tantangan kesehatan global yang terus meningkat, dengan dampak signifikan terhadap kualitas hidup
Konsumsi minuman berpemanis (SSB) di Indonesia meningkat tajam. Pakar Gizi IPB ingatkan risiko diabetes dan pentingnya membatasi asupan gula harian.
Peningkatan prevalensi obesitas dan penyakit metabolik di Indonesia mendorong perlunya pendekatan penanganan yang lebih komprehensif.
Riset terhadap 16 ribu anak menunjukkan pubertas datang lebih dini. Faktor berat badan, stres, dan lingkungan ikut berperan besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved