Usia 20-an sudah Muncul Kerutan? Dokter Ungkap Penyebab Utamanya

 Gana Buana
22/4/2026 19:54
Usia 20-an sudah Muncul Kerutan? Dokter Ungkap Penyebab Utamanya
Tanda penuaan kini muncul sejak usia 20-an.(Freepik)

TANDA penuaan yang selama ini identik dengan usia matang, kini justru mulai muncul lebih cepat. Dokter estetika Dewita Kamaruddin mengungkapkan bahwa garis halus hingga perubahan struktur wajah sudah bisa terlihat sejak usia 20-an, terutama akibat gaya hidup yang tidak terjaga.

Menurut Dewita, fase awal penuaan biasanya ditandai dengan munculnya garis ekspresi tipis di area wajah. Seiring waktu, garis senyum mulai tampak lebih jelas, bahkan ketika wajah dalam kondisi rileks.

“Awalnya hanya garis halus, lalu berkembang jadi garis senyum yang lebih terlihat. Kalau tidak diimbangi gaya hidup sehat, struktur wajah juga bisa berubah, seperti jawline yang mulai kehilangan ketegasannya,” ujar Dewita dalam konferensi pers Facial Harmony 2.0 di Jakarta.

Ia menjelaskan, garis senyum sebenarnya normal dan dimiliki semua orang. Namun, kondisi tersebut bisa tampak lebih dalam jika terjadi penurunan berat badan drastis atau berkurangnya elastisitas kulit.

Lebih jauh, Dewita menyoroti pola hidup modern sebagai faktor utama percepatan penuaan. Kurangnya aktivitas fisik, konsumsi makanan tidak sehat, hingga kebiasaan menggunakan vape atau rokok elektrik dapat memperburuk kondisi kulit.

Akibatnya, kulit terlihat kusam, kurang segar, dan mulai muncul kerutan halus lebih cepat dari seharusnya.

“Sering terlihat ada kelebihan kulit di area garis senyum, itu yang membuat wajah tampak lelah dan tidak fresh,” jelasnya.

Dewita menekankan bahwa perawatan kulit tidak perlu menunggu usia lanjut. Menurutnya, usia 20-an justru menjadi fase penting untuk mulai melakukan pencegahan.

Langkah awal yang disarankan adalah konsultasi dengan dokter untuk menentukan kebutuhan kulit, termasuk perawatan yang dapat membantu mengurangi kerutan dan menjaga kekencangan jaringan penyangga wajah.

Beberapa metode yang bisa dilakukan antara lain stimulasi kolagen untuk memperkuat jaringan kulit serta teknik deep lifting guna menjaga kekencangan ligamen otot wajah.

“Bukan berarti karena masih muda lalu menunda perawatan. Kalau ingin menjaga tampilan tetap natural dan segar, justru perlu mulai lebih awal, tentu dengan pendekatan yang tepat, bukan berlebihan,” tutupnya.
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya