Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA, sebagai negara tropis dengan biodiversitas tinggi, menghadapi tantangan kompleks dalam pengendalian penyakit menular berbasis vektor seperti demam berdarah, malaria, leptospirosis, dan penyakit zoonosis lain. Faktor-faktor seperti perubahan iklim, urbanisasi, dan degradasi lingkungan meningkatkan risiko penyebaran penyakit ini, sehingga diperlukan pendekatan inovatif berbasis data.
Teknologi AI dan big data analytics berpotensi menjadi alat utama dalam membangun sistem prediksi dan decision support system (DSS) yang lebih akurat dan adaptif. Integrasi data historis penyakit, faktor iklim, dinamika vektor, serta data sosial-demografis dalam model prediksi AI dapat mengidentifikasi pola penyebaran penyakit, memproyeksikan potensi wabah secara presisi, dan merekomendasikan intervensi kesehatan berbasis bukti.
Dalam konteks ini, berbagai sistem yang telah dikembangkan pemerintah, seperti Sismal (Sistem Informasi Surveilans Malaria) dan SIZE (Sistem Informasi Zoonosis dan Emerging Infectious Diseases), dapat lebih dioptimalkan dengan penerapan AI guna meningkatkan efektivitas pengelolaan data penyakit menular berbasis vektor. Menurut pakar dari Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (Korika) Tauhid Nur Azhar, pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam pengendalian penyakit berbasis vektor nyamuk merupakan contoh nyata bagaimana teknologi dapat memberikan solusi untuk tantangan kesehatan nasional.
"Dengan integrasi data historis, faktor iklim, dan dinamika populasi, kita dapat mengembangkan model prediksi AI yang jauh lebih akurat dan responsif dibandingkan metode konvensional. Langkah strategis ini akan membawa Indonesia menuju kedaulatan digital dalam sektor kesehatan," imbuh Hammam Riza dalam Focus Group Discussion (FGD) serta pembahasan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Korika bersama Direktorat Pencegahan dan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat (21/3).
Untuk mewujudkan sistem kesehatan yang lebih responsif dan berbasis AI, diperlukan pendekatan holistik melalui langkah-langkah strategis, seperti pengayaan data, interoperabilitas sistem, pemodelan dinamis, dan peningkatan kapasitas SDM. Korika bermitra dengan berbagai pihak, termasuk Forecasting Healthy Future dan Mohamed bin Zayed University of Artificial Intelligence (MBZUAI) dan Institute for Health Modeling and Climate Solution (IMACS) untuk membangun sistem prediksi kesehatan masyarakat berbasis iklim. (I-2)
Dicoding kembali menggelar ajang tahunan bergengsi, Dicoding Developer Conference (DDC) 2026.
Shadow AI menjadi ancaman baru keamanan data perusahaan. Pelajari contoh, risiko, serta tools pencegahan untuk menjaga integritas sistem Anda.
Agentic AI memungkinkan perusahaan bergerak lebih cepat, adaptif, dan presisi dalam merespons kebutuhan pelanggan.
AI juga menciptakan ilusi yang menenangkan sekaligus berbahaya: keyakinan bahwa konflik dapat diprediksi dan dikendalikan sepenuhnya melalui data.
Di saat dunia sudah berpindah ke teknologi kecerdasan buatan (AI) real-time trading, sebagian broker ritel di Indonesia masih bertahan dengan sistem trading saham lama.
Dengan adanya perubahan kebijakan SLIK OJK, kesempatan jadi terbuka untuk banyak calon pembeli rumah yang sebelumnya tidak bisa melanjutkan proses pembelian.
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Bertambahnya suhu bumi membuat kuman maupun virus bisa bertumbuh dengan lebih subur sehigga cukup berbahaya pada anak yang belum terproteksi dengan imunisasi rutin.
Dokter spesialis kedokteran olahraga dr Andi Kurniawan Sp.KO ingatkan jemaah haji waspadai risiko diabetes, hipertensi, hingga jantung akibat cuaca ekstrem.
Berdasarkan data Kemenkes, grafik kasus campak sempat melonjak tajam pada pekan pertama Januari 2026 dengan total 2.220 kasus.
Obesitas bukan sekadar persoalan penampilan atau gaya hidup. Ini penyakit kronis yang risikonya besar terhadap kesehatan.
Kemenkes menyebut terdapat 3 penyakit yang banyak ditemukan pada pemudik lebaran 2026 yakni hipertensi (darah tinggi), cephalgia (nyeri kepala), dan gastritis (maag).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved