Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH studi terbaru menunjukkan konsumsi sayuran tertentu secara rutin dapat menurunkan kadar gula darah hingga 50%. Temuan ini tentunya merupakan berita baik bagi penderita diabetes dan mereka yang berisiko tinggi terhadap penyakit ini. Sayuran yang dimaksud adalah bawang bombay.
Dalam presentasi pada pertemuan tahunan ke-97 The Endocrine Society di San Diego, para peneliti menemukan ekstrak bawang bombay secara signifikan mampu menurunkan kadar gula darah tinggi pada tikus yang menderita diabetes. Efek positif ini muncul ketika ekstrak bawang bombay diberikan bersamaan dengan obat antidiabetes, metformin.
"Bawang bombay murah, mudah didapat dan telah digunakan sebagai suplemen gizi," ungkap peneliti utama Anthony Ojieh, MBBS (MD), MSc, dari Delta State University di Abraka, Nigeria. Ia juga menekankan bawang bombay berpotensi menjadi alternatif pengobatan bagi pasien diabetes.
Namun, perlu dicatat penelitian ini masih dalam tahap awal dan baru dilakukan pada hewan. Diperlukan studi lebih lanjut untuk memastikan efektivitas bawang bombay dalam menurunkan kadar gula darah pada manusia.
Selain mengonsumsi bawang bombay, penting juga untuk menerapkan pola makan sehat secara keseluruhan, dengan memperbanyak asupan serat dan buah, serta mengurangi konsumsi gula, lemak, dan garam.
Selain membantu menurunkan kadar gula darah, bawang bombay juga memiliki berbagai manfaat kesehatan lainnya, antara lain:
Bawang bombay bisa dikonsumsi dengan berbagai cara, seperti:
Perlu diingat bawang bombay dapat menimbulkan efek samping seperti iritasi pada mata dan hidung, serta dapat memperburuk kondisi penyakit tertentu seperti asam urat. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi bawang bombay dalam jumlah moderat dan cara yang tepat. (alodoc/Endocrine Society/Z-2)
Katarak bukan lagi penyakit lansia. Kenali katarak juvenil yang mengincar usia produktif akibat diabetes, trauma, hingga miopia tinggi. Cek gejalanya di sini!
Masyarakat disarankan melakukan deteksi dini, yaitu skrining untuk mengidentifikasi risiko diabetes sejak awal.
Konsumsi minuman berpemanis (SSB) di Indonesia meningkat tajam. Pakar Gizi IPB ingatkan risiko diabetes dan pentingnya membatasi asupan gula harian.
Gula aren sering dianggap lebih sehat, tapi benarkah aman untuk diabetes? Simak kandungan, indeks glikemik, batas konsumsi harian, serta risiko kesehatan jika berlebihan.
Simak 5 cara efektif menjaga kadar gula darah tetap stabil, mulai dari pola makan hingga kelola stres, guna mencegah komplikasi diabetes sejak dini.
Sering kesemutan atau mati rasa? Jangan anggap sepele. Bisa jadi itu tanda neuropati perifer, gangguan saraf yang berbahaya jika dibiarkan.
Waspadai tanda perdarahan mata pada penderita diabetes. Kenali gejalanya dan lakukan pencegahan sejak dini untuk mencegah kebutaan.
Kontrol gula darah, tekanan darah, dan kolesterol untuk cegah stroke. Kenali gejala awal dan lakukan pencegahan sejak dini demi kesehatan otak dan tubuh.
Banyak orang mengeluhkan rasa cepat lapar setelah makan mi instan, padahal makanan ini sering dianggap praktis dan mengenyangkan.
Langkah pertama dalam merawat luka diabetes adalah menjaga kebersihan luka setiap hari. Luka harus dibersihkan menggunakan air mengalir dan sabun
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved