Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIGITALISASI membawa banyak perubahan dalam cara budaya diperkenalkan dan dikonsumsi, termasuk dalam dunia seni dan tradisi. Salah satu yang kini menjadi perhatian adalah tarian sakral Bedhaya Semang, warisan Keraton Yogyakarta yang penuh filosofi dan nilai spiritual.
Namun, di tengah era media sosial, muncul pertanyaan besar, apakah budaya sakral seperti ini masih bisa dijaga atau justru hanya menjadi konten yang kehilangan esensi.
Isu ini jadi sorotan dalam Seminar Tourism Outlook 2025 yang digelar Universitas BSI Kampus Yogyakarta.
Dalam seminar ini, Ketua Badan Promosi Pariwisata DIY Gusti Kanjeng Ratu Bendara menegaskan pentingnya batasan dalam digitalisasi budaya agar nilai-nilai luhur tidak tergerus tren modern.
"Bedhaya Semang bukan sekadar tarian, melainkan ritual sakral yang memiliki aturan ketat. Jika disebarluaskan tanpa kontrol di platform digital, ada risiko tarian ini kehilangan makna dan dipentaskan di tempat tidak sesuai," ujarnya.
Ia mencontohkan bagaimana media sosial sering kali menjadikan budaya sebagai konten viral tanpa memahami nilai historis di baliknya.
"Meski teknologi bisa membantu memperkenalkan budaya ke dunia, tetap diperlukan pemahaman dan penghormatan terhadap esensinya," ucapnya.
Diskusi semakin menarik saat Head of Creative & Innovation HeHa Group Nurwulan Isnielma berbagi perspektif tentang bagaimana pariwisata berbasis budaya bisa berkembang tanpa menghilangkan unsur sakralnya.
"Teknologi harus menjadi alat edukasi, bukan sekadar hiburan. Jika dikemas dengan bijak, budaya seperti Bedhaya Semang tetap bisa eksis tanpa kehilangan identitasnya," jelasnya.
Seminar ini, menurut dia, turut memberikan edukasi tentang pentingnya keseimbangan antara eksistensi digital dan pelestarian budaya.
"Di era dengan segalanya bisa viral dalam hitungan detik saja, budaya tradisional harus tetap dijaga agar tidak hanya menjadi konten yang kehilangan makna," pungkas Nurwulan. (H-2)
Dwayne Johnson mengenang kesempatan menarikan Taualuga, tarian sakral khas budaya Samoa saat berada di Hawaii.
Lestari Moerdijat menegaskan bahwa seni ukir bukan sekadar karya artistik, melainkan bagian dari identitas budaya bangsa.
PEMERHATI sosial dan budaya, Agus Widjajanto mengungkap nenek moyang telah meninggalkan warisan luhur yang tidak pernah dimiliki oleh bangsa-bangsa lain, berupa ajaran dan laku luhur.
WTC Jakarta dan WTCA mengintegrasikan seni dalam ekosistem bisnis untuk memperkuat hubungan internasional dan mendorong ekonomi kreatif Indonesia.
Grab Indonesia dan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta gelar GrabX Mini Festival 2026 di Kota Tua, hadirkan inovasi AI untuk dukung UMKM dan budaya lokal.
Pertanyaan "Kapan Nikah" saat Lebaran sering dianggap toxic. Pakar Psikologi UGM menjelaskan alasan di balik fenomena artefak budaya kolektif ini. Cek di sini!
DI antara isu yang mengguncang dunia Islam dari Maroko di barat hingga Indonesia di timur adalah sekularisme, baik sekularisme politik maupun kultural.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved