Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA Hidden Heritage Creative Hub (IHHCH), bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan lintas kemitraan, meluncurkan program Museum For Local Economic Development and Social Changes (MLEADS). Inisiatif inovatif ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal dan perubahan sosial melalui kekuatan museum dan warisan budaya. Implementasi Program MLEADS diawali dengan Pelatihan Inclusivity, Diversity, Equality, Access (IDEA) dalam tata kelola organisasi dan perancangan program publik museum yang dihadiri oleh 50 profesional museum terpilih di Indonesia dan bertempat di Museum Bahari Jakarta.
IHHCH adalah organisasi yang bekerja pada penguatan peranan museum untuk berkontribusi dalam Sustainable Development Goals (SDGDs) terutama sasaran nomor 4, 8, dan 13. IHHCH membantu memperkuat peranan museum untuk menghadirkan pendidikan inklusif yang mendorong kewirausahaan sosial, khususnya bagi pemuda, berdasarkan tiga prinsip berkelanjutan yaitu berkelanjutan lingkungan, berkelanjutan sosial, dan berkelanjutan ekonomi. Oleh karena itu IHHCH melahirkan Program Museum For Local Economic Development and Social Changes.
MLEADS menempatkan museum sebagai salah satu pemimpin dan inspirator dalam pembangunan masyarakat dan mendorong perubahan sosial. MLEADS dirancang berdasarkan panduan yang dikeluarkan oleh ICOM dan OECD (Organization for Economic Cooperation and Development) tentang Museum and Local Development.
IHHCH membantu museum untuk belajar memberdayakan sumber daya pengetahuan, koleksi, jejaring kemitraan, dan pendanaannya untuk kesejahteraan masyarakat tempat museum tersebut berada atau sesuai dengan visi dan museum tersebut atau masyarakat yang direpresentasikan oleh museum. Sebagai contoh Museum Kota bicara tentang warisan sejarah budaya dan tumbuh kembang kota yang berarti merepresentasikan masyarakat kota tersebut dan semua dinamika sosialnya.
MLEADS akan dilaksanakan sepanjang 2025 di dua kota Indonesia yaitu Jakarta dan Palembang. Program ini bertujuan memanfaatkan warisan budaya yang kaya dari kota-kota ini untuk merangsang ekonomi lokal dan mengatasi tantangan sosial melalui berbagai kegiatan edukatif dan budaya.
MLEADS Chapter Jakarta bekerja sama dengan Museum Bahari Jakarta bersama Karang Taruna dan ditujukan untuk meningkatkan kualitas kehidupan pemuda pesisir utara Jakarta yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan judi online, melalui penguatan pengembangan usaha komunitas pemuda pesisir. Sementara di Kota Palembang IHHCH berkolaborasi dengan LPKA kelas 1 Palembang dengan program pembinaan dan pelatihan kepada anak binaan LP untuk membuat produk berbasis koleksi museum serta pendidikan tentang nilai nilai positif yang berasal dari kebijaksaaan budaya Palembang. Program ini diharapkan dapat berkontribusi untuk membangun iklim berpikir dan berprilaku positif berbasis kearifan budaya lokal.
Peluncuran program MLEADS 2025 menyusul pengakuan terhadap rintisan projek MLEADS sebelumnya di Museum Bahari Jakarta yang terpilih sebagai salah satu program publik museum yang berdampak pada konferensi tahunan Komite Internasional untuk Aksi Budaya dan Pendidikan Dewan Museum Internasional (ICOM CECA) pada November 2024 di Athena. "MLEADS mewakili langkah signifikan dalam misi kami untuk mengaktivasi kekuatan dan kekayaan pengetahuan warisan budaya yang tersimpan di museum untuk pengembangan ekonomi dan sosial," kata Nofa Farida Lestari, Direktur Indonesia Hidden Heritage Creative Hub.
Dalam sambutan pembukaannya, Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia Restu Gunawan menyampaikan apresiasi kepada Indonesia Hidden Heritage Creative Hub atas inisiatif dan dedikasi dalam mengembangkan program MLEADS. Upaya IHHCH dalam membangun jembatan antara pelestarian warisan budaya dan pemberdayaan masyarakat melalui museum dinilai sejalan dengan visi dan misi Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. "Program MLEADS atau museum menginspirasi diharapkan dapat memperkuat peranan museum sebagai agenda pembangunan berkelanjutan. Museum bukan hanya sebagai tempat untuk menyimpan koleksi berharga, tetapi juga sebagai lembaga yang memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya, yang pada akhirnya akan mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat lokal." (RO/Z-2)
Jika kita melongok ke Korea Selatan, kesuksesan global melalui K-Wave bukan hanya soal kualitas cerita, akting, atau sinematografi, melainkan fondasi kebijakan dan data yang kuat.
Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo, mengumumkan bahwa 67 pelaku seni dan kebudayaan di Kota Makassar dipastikan menjadi penerima manfaat program Dana Abadi Kebudayaan.
MENTERI Kebudayaan Fadli Zon menginisiasi rencana kolaborasi strategis antara Kementerian Kebudayaan, Danantara, dan PT Jasa Raharja untuk menghadirkan museum baru di Kota Tua.
RUU Permuseuman diharapkan menjadi instrumen hukum yang mendorong museum Indonesia bertransformasi menjadi institusi modern, akuntabel, dan inklusif.
Proses pemberian Apresiasi Desa Budaya 2025 dilakukan secara komprehensif melalui tahapan temu-kenali, pendalaman, dan aktivasi.
Dengan kenaikan tarif, rekreasi edukatif justru menjadi pengrusakan (de-kreasi) karena orangtua harus menambah biaya.
Lestari Moerdijat menegaskan bahwa seni ukir bukan sekadar karya artistik, melainkan bagian dari identitas budaya bangsa.
PEMERHATI sosial dan budaya, Agus Widjajanto mengungkap nenek moyang telah meninggalkan warisan luhur yang tidak pernah dimiliki oleh bangsa-bangsa lain, berupa ajaran dan laku luhur.
WTC Jakarta dan WTCA mengintegrasikan seni dalam ekosistem bisnis untuk memperkuat hubungan internasional dan mendorong ekonomi kreatif Indonesia.
Grab Indonesia dan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta gelar GrabX Mini Festival 2026 di Kota Tua, hadirkan inovasi AI untuk dukung UMKM dan budaya lokal.
Pertanyaan "Kapan Nikah" saat Lebaran sering dianggap toxic. Pakar Psikologi UGM menjelaskan alasan di balik fenomena artefak budaya kolektif ini. Cek di sini!
DI antara isu yang mengguncang dunia Islam dari Maroko di barat hingga Indonesia di timur adalah sekularisme, baik sekularisme politik maupun kultural.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved