Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR yang disebabkan oleh rob (banjir akibat pasang air laut) atau curah hujan yang tinggi seringkali menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang perlu diwaspadai.
Selain kerusakan infrastruktur, banjir juga bisa meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular.
Berikut adalah enam masalah kesehatan yang harus diwaspadai saat bencana banjir:
Diare adalah salah satu penyakit yang paling umum terjadi saat banjir. Salah satu penyebab utama adalah pencemaran air minum, terutama dari sumur dangkal yang terkontaminasi air banjir.
Selain itu, kondisi pengungsian yang serba terbatas—terutama soal fasilitas sanitasi dan air bersih—memperburuk situasi.
Menurut Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI Tjandra Yoga Aditama untuk mencegah diare, masyarakat diimbau untuk selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan atau minum, serta setelah buang air.
Selain itu, penting untuk merebus air minum hingga mendidih setiap hari dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira, yang dapat ditularkan melalui kotoran dan urine tikus. Saat banjir terjadi, tikus-tikus yang biasanya tinggal di liang tanah akan keluar untuk mencari tempat aman dan dapat mencemari air dengan urine atau kotorannya.
Jika seseorang memiliki luka terbuka dan terendam dalam air banjir yang terkontaminasi, ia berisiko terkena infeksi.
Oleh karena itu, penting untuk menghindari bermain air banjir, menjaga kebersihan, dan mengenakan pelindung seperti sepatu saat berada di daerah banjir.
Jika merasa sakit dengan gejala seperti demam mendadak, sakit kepala, dan menggigil, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
Banjir dapat meningkatkan risiko penyakit saluran pernapasan akut (ISPA) karena banyaknya orang yang terpaksa tinggal di tempat pengungsian yang padat, dengan sanitasi yang terbatas.
ISPA dapat dengan mudah menyebar di lingkungan yang sesak dan tidak higienis.
Untuk mencegahnya, penting untuk menjaga kebersihan lingkungan, serta memperkuat daya tahan tubuh dengan pola makan yang sehat dan cukup istirahat.
Banjir juga dapat menyebabkan peningkatan penyakit kulit, baik berupa infeksi maupun alergi.
Air yang terkontaminasi sampah dan bahan kimia dapat menyebabkan berbagai iritasi kulit, infeksi, atau bahkan memperburuk kondisi kulit yang sudah ada sebelumnya.
Selain itu, cuaca lembap dan kotoran yang menumpuk membuat kulit lebih rentan terhadap infeksi.
Menjaga kebersihan diri, seperti mandi dengan sabun dan mengenakan pakaian bersih, sangat penting untuk menghindari masalah kulit.
Selain diare, penyakit pencernaan lain, seperti demam tifoid, juga perlu diwaspadai. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi, yang dapat tersebar melalui makanan atau air yang tercemar.
Di daerah yang terendam banjir, risiko terpapar bakteri ini meningkat, terutama jika sumber air dan kebersihan makanan tidak terjaga.
Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi air yang telah dimasak atau disaring dengan baik, serta memastikan makanan yang dikonsumsi aman.
Banjir yang berlangsung lama juga dapat memperburuk kondisi kesehatan bagi penderita penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes, atau gangguan jantung.
Penurunan daya tahan tubuh akibat cuaca dingin dan lembap dapat memicu kambuhnya penyakit kronis.
Bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu, menjaga pengobatan yang rutin dan berkonsultasi dengan dokter sangat penting untuk mencegah komplikasi.
Banjir memang membawa dampak besar bagi kesehatan masyarakat. Selain kerusakan fisik yang ditimbulkan, dampak kesehatan jangka panjang juga perlu diwaspadai.
Oleh karena itu, kesiapsiagaan dalam menjaga kebersihan dan kewaspadaan terhadap penyakit menular sangat penting untuk melindungi diri dan keluarga dari bahaya yang ditimbulkan oleh bencana banjir. (Z-10)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved