Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA ini soal literasi koordinasinya terpisah-pisah ada yang ditangani Perpustakaan Nasional dan sebagian Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Pemerintahan yang baru nanti yakni Prabowo-Gibran, diminta membentuk badan khusus untuk menangani soal literasi tersebut.
Permintaan itu disampaikan anggota DPR-RI, Abdul Fikri Faqih, pada Sosialisasi Pembudayaan Kegemaran Membaca di Kota Tegal: “Akselerasi Budaya Baca dalam Transformasi Program Literasi” yang digelar di Hotel Karlita Kota Tegal, pada Jumat (11/10/2024).
“Kalau nunggu pusat mau sampai kapan ribut-ribut soal politik terus, sehingga masalah literasi ini, masalah baca ini tidak terurus,” ujar Fikri.
Baca juga : Survei PISA 2022, Skor Indonesia Turun, Pemerintah Harus Benahi Sistem Pendidikan
Fikri menyebut peningkatkan literasi harus terus terus digalakkan tidak hanya di sekolah-sekolah tapi juga di lembaga-lembaga seperti taman bacaan masyarakat (TBM). Kemampuan literasi seseorang yang mencakup menulis, membaca, mendengarkan dan merespons dengan baik, menjadi ukuran keterampilan berbahasa.
”Untuk itu tugas kita semuanya bikin inovasi, kreasi supaya orang gemar membaca dan jadi budaya terus-menerus dan dimana-mana bukan hanya di perpustakaan saja,” jelas legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) IX meliputi Kabupaten Brebes dan Tegal itu.
“Anak-anak Asmanadiya gemar membaca dan bukan dipaksa. Ternyata disana disediakan buku bacaan bukan hanya di perpustakaan, tetapi di ruang tamu, ruang makan, bahkan di kamar mandi,” imbuh Fikri.
Baca juga : Jaminan Sosial Masuk Kurikulum, Dirut BPJS Ketenagakerjaan: Langkah Baik Literasi Sejak Dini
Sosialisasi Pembudayaan Kegemaran Membaca yang diinisiasi Perpustakaan Nasional tersebut juga dihadiri narasumber Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpustakaan Nasional, Nurhadi Saputra, Rektor Universitas Bhamada Slawi, Maufur, Budayawan Pantura Atmo Tan Sidik, dan Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal, Suriali Andi Kustomo selaku moderator.
Maufur menyampaikan bahwa untuk mengatasi dan meningkatkan gemar membaca masyarakat, pertama adalah perlu tersedianya sarana dan prasarana yang berkaitan dengan bagaimana orang-orang untuk membaca.
“Kedua bagaimana membuat penyusun dan mengedarkan bacaan-bacaan yang bukan hanya sekedar bermutu, tapi bacaan yang menyenangkan. Buku bukan hanya di perpustakaan, tapi ada di tempat-tempat yang menyenangkan,” ujar Maufur yang mantan Wakil Walikota Tegal tersebut.
Menurut Budayawan Pantura, Atmo Tan Sidik, budaya baca di Indonesia termasuk masih sangat rendah, ketimbang tradisi lisan.
“Cuma dalam konteks spiritual, mungkin basisnya di tingkat spiritual. Jadi perlu ditanamkan takut dosa, karena membaca adalah perintah tuhan,” jelas Atmo Tan Sidik. (H-2)
Dunia komunitas K-Pop tidak melulu membahas dari sisi entertainment. Para anggota komunitas juga memiliki kepedulian terhadap isu-isu sosial, termasuk literasi anak.
Pengelola TBM Sekar Ananda Kota Tegal, Yunieti Utami, menyampaikan pelatihan menulis puisi dan berita dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan bagi para peserta.
Diperkirakan sekitar 400 orang akan menjadi penerima manfaat dari taman bacaan ini, termasuk 90 siswa/i MI dan MTs serta ratusan warga dari berbagai latar belakang.
Data dari pengurus Taman Bacaan Masyarakat (TBM) se-Indonesia hingga 1 Desember 2024 terdapat 3.537 TBM di Indonesia.
Taman Baca Kirana diperuntukkan bagi anak-anak dan umum yang berada di lingkungan Perumahan Kirana Cibitung sebagai upaya menumbuhkan minat literasi masyarakat.
Bedah buku Ketika Lelah Berbalut Ikhlas' yang ditulis oleh Ries Murdiani berkisah tentang Yusqon, yang merupakan pegiat literasi pendiri TBM Sakila Kerti Pesisir Kota Tegal.
Ia menilai Kemendagri sebagai lembaga pembina pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Pemda setempat yang memiliki perlintasan sebidang.
Politisi Fraksi PKS ini mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur fisik perkeretaapian di kawasan aglomerasi penting dilakukan.
DPR RI mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
Selain aspek keuangan, Doli menekankan pentingnya pembaruan sistem kaderisasi partai agar lebih terstruktur dan berorientasi pada kebutuhan publik.
Partai politik telah memiliki aturan main sendiri yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
penilaian lembaga internasional JP Morgan yang menempatkan Indonesia pada posisi atas dalam ketahanan energi mencerminkan bahwa fondasi kebijakan yang dibangun pemerintah sudah tepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved