Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PILEK pada umumnya disebabkan virus. Saat virus menginfeksi hidung, zat peradangan akan menumpuk di dalam hidung. Penumpukan itu bisa menimbulkan bersin, pembengkakan dinding hidung dan peningkatan lendir.
Selain infeksi, pilek juga bisa terjadi akibat reaksi alergi atau iritasi. Oleh karena itu, dengan menggunakan obat pilek yang tepat, pilek akan lebih cepat sembuh dan dapat mencegah terjadinya komplikasi, seperti sinusitis atau bronkitis.
Actifed merupakan obat pilek yang mengandung bahan aktif pseudoephedrine dan triprolidine. Pseudoefedrin dalam obat ini dapat meredakan hidung tersumbat. Sementara kandungan triprolidine dapat membantu mengatasi bersin, mata gatal, pilek, dan batuk.
Baca juga : Ini Tanda Anak Anda tidak Perlu Diberi Obat Meski Batuk Pilek
Actifed tersedia dalam bentuk sirup dan hadir dalam kemasan berwarna kuning. Untuk orang dewasa dan anak di atas 12 tahun, dosis obat ini adalah 1 scoop (5 ml) tiga kali sehari, dan untuk anak usia 6 hingga 12 tahun, 1/2 scoop (2,5 ml) tiga kali sehari.
Nargestan mengandung kombinasi phenylpropanolamine dan chlorpheniramine. Bahan phenylpropanolamine bertindak sebagai dekongestan yang mampu untuk meredakan hidung tersumbat. Sementara chlorpheniramine dapat mengurangi gejala bersin, batuk, dan pilek.
Nargestan adalah obat pilek yang tersedia dalam bentuk tablet dan bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Dosis umum obat ini adalah 1 tablet 3 sampai 4 kali sehari.
Baca juga : Claritin, Alternatif Pengobatan Alergi Secara Mandiri
Obat pilek terakhir adalah cairan saline. Cairan ini adalah obat semprot atau tetes hidung yang mengandung larutan air garam.
Cairan saline berfungsi melembabkan dinding saluran napas, mencairkan lendir, dan mencegah terbentuknya kerak di dalam hidung.
Obat pilek ini tersedia di apotek atau toko obat terdekat tanpa harus menggunakan resep dokter. Saline tidak mengandung bahan kimia tambahan apa pun, sehingga bisa digunakan kapan saja. Namun, pastikan untuk membaca instruksi dengan seksama sebelum menggunakan obat tersebut. (Z-3)
Dokter spesialis anak dr. Lucky Yogasatria ingatkan pentingnya nutrisi dan imunitas hadapi ancaman El Nino Godzilla yang diprediksi BMKG terjadi pada 2026.
SELESMA atau kondisi yang kerap disebut sebagai pilek oleh orang awam merupakan kondisi yang umumnya tidak membahayakan, tetapi pada kasus tertentu bisa sebabkan pneumonia.
Pilek adalah salah satu penyakit yang hampir setiap orang alami setidaknya sekali dalam setahun, terutama saat musim hujan atau masa pancaroba.
Di luar obat-obatan medis, ramuan herbal telah terbukti dapat membantu meredakan gejala dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Flu berbeda dari pilek biasa dan bisa mengganggu aktivitas harian. Simak 5 cara alami meredakan gejala flu secara efektif tanpa obat dari dokter.
Batuk pilek yang berulang selain mengganggu perkembangan anak, kondisi ini juga bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan lain jika tidak ditangani dengan baik.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Untuk mengatasi ketersediaan obat, strategi pertama adalah bagaimana menyediakan substitusinya.
Spesialis Paru RSPI Sulianti Saroso ingatkan pasien TB untuk konsisten minum obat guna membunuh kuman dorman dan mencegah resistensi obat yang berbahaya.
Pasien tuberkulosis disarankan segera berkonsultasi dengan dokter jika merasakan gejala ringan agar dapat diberikan penanganan yang tepat.
Sebagai obat pereda nyeri (analgesik), penggunaan tramadol wajib berada di bawah pengawasan tenaga medis.
Pengguna sering kali mengincar efek instan Tramadol berupa tubuh yang terasa lebih segar, peningkatan energi, hingga lonjakan suasana hati (mood) dan rasa percaya diri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved