Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WORLD Health Organization (WHO) telah mengungkapkan bahwa radiasi sinar ultraviolet (UV) dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit.
Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko pada kulit akibat paparan sinar UV dengan menggunakan sunscreen atau tabir surya.
Kini produk sunscreen atau tabir surya banyak ditawarkan di pasaran. Banyak merek produk tabir surya jelas membuat konsumen bingung untuk memilihnya dan apa yang paling pas sesuai kebutuhan.
Baca juga: Pilihlah Sunscreen Tepat untuk Proteksi Optimal dari Bahaya Sinar UV
Salah salah produk yang ada di pasaran adalah Theraskin Protection Day Cream yang mampu melindungi kulit dari sinar matahari.
"Krim ini tersedia dalam tiga varian yang berbeda karena disesuaikan dengan tipe kulit dan permasalahannya, sehingga selain melindungi kulit dari paparan sinar UV, juga membantu mengatasi permasalahan kulit," kata ungkap Brand Manager Theraskin, Vanesha Wijaya, dalam keterangan, Kamis (7/12).
Vanesha menjelaskan varian produk Theraskin Protection Day Cream terdiri dari Perfect Glow Protection Day Cream untuk kulit kering dan kusam, Advanced Acne Protection Day Cream untuk kulit berjerawat, dan Oil Control Protection Day Cream untuk kulit berminyak.
Dampak Buruk Terpapar UV
Ketiga produk ini, menurut Vanesha, hadir untuk mendukung aktivitas di luar ruangan, karena matahari memancarkan sinar UVA yang bisa tembus hingga lapisan dermis kulit dan menyebabkan penuaan dini. Sementara itu, UVB bisa menimbulkan luka bakar dan penggelapan warna.
Baca juga: Ingin Beli Tabir Surya? Perhatikan Kandungan SPF-nya
"Theraskin Protection Day Cream dengan SPF 40 dan PA++++. SPF 40 berfungsi untuk menjaga kulit wajah dari paparan UVA, dan PA ++++ memberikan perlindungan terbaik dari UVB," papar Vanesha.
Cocok untuk Laki-laki dan Perempuan
“Penggunaan sunscreen diperuntukan untuk semua. Karena bahaya sinar matahari tidak pilih-pilih, maka Theraskin Protection Day Cream ini cocok digunakan untuk laki-laki dan perempuan dengan usia 14 tahun ke atas," jelasnya.
"Kami melihat kesadaran masyarakat akan manfaat sunscreen sudah meningkat, dan Theraskin siap memenuhi kebutuhan kulit masyarakat Indonesia, dengan meluncurkan produk yang berkualitas, aman, dan halal,” ungkap Vanesha.
Vanesha mengatakan bahwa krim ini bukan hanya berfungsi sebagai tabir surya tetapi juga menutrisi dan merawat kulit.
Bahan-bahan utama yang dipadukan sesuai dengan manfaat tiga varian produk adalah salicylic acid (BHA) untuk mengurangi jerawat dan mencerahkan, green tea untuk meredakan kemerahan.
Baca juga: Cegah Dampak UV, Implora Hadirkan Produk Sunscreen dengan SPF 40
Niacinamide untuk mencerahkan, alpha arbutin yang bisa membantu meratakan warna kulit, vitamin E untuk menenangkan kulit, zinc sulfate sebagai anti radang dan iritasi pada jerawat, dan inositol untuk melembabkan kulit.
“Produk Theraskin Protection Day Cream ini mudah diaplikasikan. Membuat kulit wajah lebih cerah, tanpa meninggalkan white cast atau spot-spot putih di titik tertentu,"kata Alifah Putri Utami, Manager R&D Theraskin.
"Oleskan secara merata pada kulit wajah dan leher di pagi hari atau 15 menit sebelum terkena paparan sinar matahari. Ulang pemakaian setiap 2-3 jam untuk perlindungan yang lebih optimal,” tutur Alifah. (RO/S-4)
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kesehatan kulit anak di tengah cuaca panas, mulai dari pelembap hingga nutrisi.
Dokter estetika dr. Dewita Kamaruddin menyarankan jamaah haji gunakan SPF 50-80 untuk proteksi maksimal di cuaca ekstrem Tanah Suci. Simak tips lengkapnya.
Penggunaan ulang sunscreen sangat penting, terutama setelah berenang, berkeringat hebat, dan menggosok atau menyeka area wajah dan tubuh.
Penggunaan tabir surya atau sunscreen masih tetap efektif dalam memberikan perlindungan pada kulit meski saat ini sudah masuk musim hujan.
Dengan perlindungan SPF 49.5 PA++++, sun barrier sunscreen ini mampu melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB tanpa meninggalkan rasa lengket, berminyak, maupun whitecast.
Blue light itu bisa memperparah satu, menaikkan hyperpigmentasi, yang kedua dia menekan pelindung kulit jadi lemah,.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Skin booster adalah prosedur perawatan kulit dengan cara menginjeksikan bahan aktif—biasanya berupa Hyaluronic Acid (HA) konsentrasi rendah—ke lapisan dermis kulit.
Dokter spesialis kulit menyarankan perawatan kulit dimulai 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan menghindari risiko iritasi menjelang hari H.
Teknologi ini mengantongi sertifikasi dari dua badan besar dunia, yakni US FDA (Amerika Serikat) dan KFDA (Korea Selatan).
Demam beauty-wellness mendorong tren perawatan estetik, tetapi persoalan kesehatan gigi dan mulut masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Bagi Gen Z dan Gen Alpha, hasil yang cepat dan nyata menjadi nilai penting, sejalan dengan ritme hidup mereka yang dinamis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved