Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KELUARGA memiliki peran sentral untuk pembentukan kebiasaan, gaya hidup dan kondisi kesehatan masing-masing anggotanya.
Salah satu ciri keluarga sehat adalah adanya hubungan yang baik seperti memiliki aktivitas bersama yang menyenangkan, serta bugar secara fisik.
Namun, tantangan keluarga saat ini ada pada gaya hidup sedentari dan lingkungan yang kurang mendukung aktivitas keluarga, seperti polusi, kurangnya ruang terbuka, maupun kondisi tempat tinggal yang kurang aman.
Baca juga: Tumbuhkan Karakter Resilien pada Anak dengan Permainan Konstruktif
Oleh karena itu, Mundipharma Healthcare Indonesia melalui rangkaian Betadine meluncurkan 'Kampanye The Unstoppable Family'.
Inisiatif ini dilakukan dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang jatuh tanggal 29 Juni lalu dan menyambut Hari Anak Nasional 23 Juli 2023.
Satu dari Tiga Anak Usia 0-6 Tahun Mulai Gunakan Gawai
Kampanye ini dilatarbelakangi hasil survei bahwa pada tahun 2022, satu dari tiga anak yang berusia 0-6 tahun sudah mulai menggunakan gadget atau gawai.
Aktivitas tersebut memicu ketergantungan terhadap gadget yang membuat anak memiliki hubungan kurang baik dengan anggota keluarga serta memicu gaya hidup sedentari yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.
Keluarga Miliki Peran Penting
Dokter yang juga seorang penulis buku, dr. Gia Pratama, mengatakan, “Peran keluarga sangat penting dalam membentuk lingkungan keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan pengertian."
Baca juga: Berapa Banyak Mainan yang Baik bagi Balita?
"Keluarga merupakan lingkungan paparan pertama dan tersering bagi anak-anak. Pembentukan karakter dan proses tumbuh kembang pertama kali juga dimulai dari sini," jelasnya dalam keterangan pers, Selasa (11/7).
"Kondisi yang optimal di rumah, pemenuhan nutrisi yang cukup, dan interaksi antar orang tua maupun dengan anak sangat mempengaruhi perkembangan dan perilaku anak," terang dr.Gia.
Bermain Bersama Keluarga
"Orang tua bertanggung jawab untuk menyediakan lingkungan yang aman, memantau aktivitas anak, membantu mengembangkan emosi sosial dan kognitif, serta menyediakan arahan dan panduan dalam kehidupan sehari-hari,” paparnya.
Dokter Gia menambahkan, ”Salah satu aktivitas mudah yang dapat dilakukan bersama adalah bermain bersama."
"Tentu saja ketika bermain, orang tua wajib memastikan lingkungan maupun peralatan yang digunakan untuk bermain tetap aman," tutur dr.Gia.
44,7% Kecelakaan Terjadi di Rumah
Meskipun aktivitas dilakukan di rumah, faktanya, berdasarkan riset kesehatan dasar menemukan bahwa 44,7% kecelakaan terjadi di rumah dan 31,4% kecelakaan terjadi di jalan.
Oleh karenanya, orang tua wajib menyediakan produk antiseptic khususnya yang mengandung Povidone Iodine yang mampu membunuh kuman penyebab infeksi, di rumah maupun dibawa kemana saja dalam aktivitas bersama keluarga.
Baca juga: Ibu Harus Beri Stimulasi Saat Anak Belajar Berjalan
"Selain menjaga keselamatan dan kesehatan anak-anak, orang tua juga harus menjaga kesehatannya juga dengan senantiasa memperhatikan personal hygiene,” terangnya.
Head of Marketing PT Mundipharma Healthcare Indonesia, Anastasia Damayanti menyampaikan, “Dalam rangka Hari Keluarga Nasional tanggal 29 Juni lalu dan menyambut Hari Anak Nasional 23 Juli 2023, Betadine kembali ingin menginspirasi keluarga Indonesia untuk melakukan aktivitas bersama anggota keluarganya agar lebih aktif dan menjadi keluarga yang aktif atau The Unstoppable Family."
Bermain Permainan Tradisional
"Salah satu ide unik yang bisa dilakukan bersama keluarga dalah memainkan permainan tradisional dengan The Unstoppable Tape," jelas Anastasia.
"Engklek, Gobak Sodor maupun Bentengan adalah permainan tradisional yang mengajak anak bermain tapi juga melakukan aktifitas fisik tanpa mereka sadari,” terangnya.
“Untuk menemani selama beraktivitas, baik bagi anak maupun bagi orang tua, Betadine melalui rangkaian Betadine Wound Care hadir sebagai solusi yang tidak saja mengobati luka, tetapi juga dapat melindungi kesehatan tenggorokan, mulut dan hidung, serta tubuh," ujar Anastasia.
Baca juga: Generos Fest 2023 Hadirkan Edukasi Parenting Tumbuh Kembang Anak
"Dilengkapi dengan antiseptik Povidone – Iodine terbukti memberikan perlindungan ekstra bagi seluruh anggota keluarga," katanya.
"Salah satu produk Betadine, yaitu Betadine Ointment rasanya harus menjadi a must have item bagi keluarga, agar siap siaga saat terjadi kecelakaan," tutur Anastasia.
Pengguna Betadine, Caca Tengker menyampaikan, “Saat ini kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak merupakan prioritas saya."
"Selain melindungi kesehatan fisik anak, saya dan suami juga berusaha mendorong kreativitas dan imajinasi anak, termasuk dengan cara memberikan suasana menyenangkan bagi anak-anak lewat berbagai cara, salah satunya dengan bermain," terangnya.
"The Unstoppable Tape ini memberikan banyak ide kreativitas bagi kami untuk berinteraksi dengan anak-anak," katanya.. (RO/S-4)
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Psikolog Ratih Ibrahim memperingatkan risiko PTSD pada korban kecelakaan kereta api. Simak gejala, faktor risiko, dan pentingnya penanganan dini di sini.
Penelitian terbaru mengungkap konsep 'affective tactile memory'. Ternyata, tubuh kita merekam sentuhan bermakna sebagai sensasi fisik yang membentuk rasa aman seumur hidup.
Psikolog Ratih Ibrahim menjelaskan pentingnya resiliensi dan dukungan keluarga bagi korban kecelakaan kereta api untuk pulih dari trauma psikologis.
Ia juga mengingatkan bahwa menghindari sepenuhnya stimulus yang berkaitan dengan trauma dalam jangka panjang dapat menghambat proses pemulihan.
Ia menjelaskan, gejala yang muncul bisa beragam, seperti perasaan cemas berlebihan, jantung berdebar saat berada di keramaian.
Masalah emosi dan perilaku pada anak usia dini kerap kali dipersepsikan sebagai fase perkembangan yang wajar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved