Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRAKTISI kesehatan ahli terapi okupasi Endang Widiyaningsih memaparkan bagaimana pasien strok dapat disembuhkan secara maksimal terutama dalam waktu Golden Period.
"Golden Period adalah waktu recovery saat pasien bisa menerima input lebih cepat dibandingkan pada waktu lainnya," kata Endang, dikutip Rabu (24/5).
Endang mengatakan Golden Period adalah waktu tiga sampai enam bulan pascaserangan strok terjadi. Dalam periode ini, respon tubuh dalam menerima input terapi lebih baik dibandingkan waktu lainnya.
Baca juga: Rutin Gunakan Teknologi Laser Bantu Pemulihan Stroke
Endang menganjurkan para pendamping pasien strok agar membawa pasien ke rumah sakit pada periode ini agar segera melakukan terapi secara konsisten untuk memaksimalkan potensi kesembuhan pasien strok.
"Bukan berarti yang sudah menahun tidak bisa sembuh ya, tetap bisa, tapi pada periode ini lebih maksimal," ujar praktisi yang berpraktik di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Mahar Mardjono, Jakarta itu.
Endang menyebutkan kesembuhan pasien strok sangat bervariasi tergantung seberapa parah penyakit yang diderita dan seberapa konsisten terapi dilakukan oleh pasien.
Baca juga: Daftar 7 Buah Penurun Kolesterol Paling Ampuh
Adapun untuk menu terapinya, dia mengatakan setiap pasien bisa berbeda tergantung dengan hasil diagnosa yang diberikan oleh dokter, bahkan beberapa pasien strok ada yang dapat disembuhkan tanpa harus menjalani terapi.
Dia menjelaskan tahapan pertama adalah terapi yang melatih motivasi gerak pasien agar bisa melakukan lebih baik dari sebelumnya.
"Misalnya dengan gelas, targetnya adalah apakah pasien mampu memegang gelas dengan baik, kalau bisa memegang gelas namun kurang tinggi, maka diupayakan supaya bisa lebih tinggi lagi," ujarnya.
Kemudian, dia melanjutkan, tahapan kedua adalah terapi yang melatih fungsi gerak, namun belum bisa diberikan beban seperti simulasi gerakan untuk makan dan minum.
"Di sini, kita ajarkan pasien kepada pasien agar belajar memegang sendok dan mengarahkannya ke mulut, kita akan mengoreksinya apakah sudah bener atau belum," tambahnya.
Yang terakhir, lanjutnya, adalah tahapan supervisi dari pendamping karena pada tahap ini pasien sudah dapat beraktivitas sebagaimana sebelumnya dengan pengawasan keluarga.
Terapi okupasi adalah perawatan yang mempunyai tujuan untuk membantu seseorang yang mempunyai keterbatasan fisik, mental, serta kognitif.
Terapi okupasi telah diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) Nomor 571 Tahun 2008 yang berperan dalam membantu meningkatkan kualitas hidup pasien agar dapat hidup mandiri dengan baik meskipun dengan memodifikasi alat, cara, dan lingkungannya. (Ant/Z-1)
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Bertambahnya suhu bumi membuat kuman maupun virus bisa bertumbuh dengan lebih subur sehigga cukup berbahaya pada anak yang belum terproteksi dengan imunisasi rutin.
Dokter spesialis kedokteran olahraga dr Andi Kurniawan Sp.KO ingatkan jemaah haji waspadai risiko diabetes, hipertensi, hingga jantung akibat cuaca ekstrem.
Berdasarkan data Kemenkes, grafik kasus campak sempat melonjak tajam pada pekan pertama Januari 2026 dengan total 2.220 kasus.
Obesitas bukan sekadar persoalan penampilan atau gaya hidup. Ini penyakit kronis yang risikonya besar terhadap kesehatan.
Kemenkes menyebut terdapat 3 penyakit yang banyak ditemukan pada pemudik lebaran 2026 yakni hipertensi (darah tinggi), cephalgia (nyeri kepala), dan gastritis (maag).
Terapi Cytoflavin digunakan untuk mendukung metabolisme seluler pasien stroke guna menekan angka disabilitas di Indonesia.
Kontrol gula darah, tekanan darah, dan kolesterol untuk cegah stroke. Kenali gejala awal dan lakukan pencegahan sejak dini demi kesehatan otak dan tubuh.
Data WHO 2025-2026 mengungkap 10 penyakit paling mematikan di dunia, dari jantung hingga diabetes. Simak ancaman kesehatan global terbaru dan faktor pemicunya.
Laporan terbaru AHA mengungkap penyakit jantung masih jadi penyebab kematian tertinggi. Faktor risiko seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes terus meningkat.
Terminal lucidity adalah lonjakan kesadaran sesaat sebelum meninggal. Ini penjelasan ilmiah, tanda-tanda, dan fakta medisnya.
Firbilasi Atrium merupakan pemicu utama stroke kardioembolik, yakni stroke yang terjadi akibat gumpalan darah yang berasal dari jantung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved