Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PURWAKANTHI adalah salah satu jenis karya sastra Jawa yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Purwakanthi digunakan masyarakat Jawa sebagai ungkapan agar lebih ringkas dengan susunan kata yang indah dan mudah diingat.
Purwakanthi berasal dari dua suku kata bahasa Jawa, yakni purwa dan kanthi. Purwa berarti awalan dan kanthi berarti mengulang. Secara garis besar, purwakanthi dapat diartikan sebagai mengulang atau mengikuti kata yang di awal atau kata sebelumnya.
Baca juga: Pemerintah Didesak Bentuk Tim Investigasi Independen Kasus Gagal Ginjal
Dalam sebuah purwakanthi, rima atau alunan bunyi yang sama dalam beberapa kata akan membuat pendengar mudah menangkap maksud ucapan tersebut. Purwakanthi bahkan digunakan oleh masyarakat Jawa hingga saat ini.
Jenis Purwakanthi beserta contohnya
1. Purwakanthi Guru Swara
Purwakanthi dengan persamaan dalam bunyi huruf vokalnya. Persamaan bunyi huruf vokal dapat berupa huruf a,i,u,e dan o.
Contoh
• Ati karep, bandha cupet
• Ayem tentrem
• Bagas waras
• Bareng wis makmur, lali marang sedulur
• Bungah susah iku lumrah
• Becik ketitik, ala ketara
• Gemah ripah
• Gendhon rulon
• Gemi setiti ngati-ati
• Gelem obah, mesthi mamah.
2. Purwakanthi Guru Sastra
Purwakanthi guru sastra merupakan purwakanthi yang memiliki persamaan huruf di setiap awalan kata. Purwakanthi ini memiliki ciri khusus penggunaan huruf konsonan yang sama.
Contoh
• Madat, minum, madon, mateni lan main
• Mandhep, manteb, melu mara tua, mangan ora mangan
• Asah, asih, asuh
• Babat, bibit, bobot, bebet
• Saya suwe saya sumengka
• Sepi sepa lir sepah samun
• Tata titi tutug tatug, tanggung jawab
• Tata, titi, tentrem.
• Tatag, teteg, bakal tutug
• Laras, lurus, leres, laris
3. Purwakanthi Guru Basa (Lumaksita)
Purwakanthi lumaksita memiliki kata yang berpindah atau berulang. Artinya, kata yang sudah disebut di depan akan diulang kembali di bagian selanjutnya.
Contoh
• Asung bekti, bektine kawula marang gusti
• Bibis tasik, tasik madu wino tirto
• Durna putra, putra putri madukara
• Nemu kembang, kembange wangi, wangine gawe keblinger
• Janur gunung, gunung geni lor ngayogya
• Pandhu suta, suta madyaning Pandhawa
• Raja pura, putra daleme Ngastina
• Remuk rempu, rempu dadi awu
• Witing klapa, klapa mudha saumpama
(OL-6)
Lestari Moerdijat menegaskan bahwa seni ukir bukan sekadar karya artistik, melainkan bagian dari identitas budaya bangsa.
PEMERHATI sosial dan budaya, Agus Widjajanto mengungkap nenek moyang telah meninggalkan warisan luhur yang tidak pernah dimiliki oleh bangsa-bangsa lain, berupa ajaran dan laku luhur.
WTC Jakarta dan WTCA mengintegrasikan seni dalam ekosistem bisnis untuk memperkuat hubungan internasional dan mendorong ekonomi kreatif Indonesia.
Grab Indonesia dan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta gelar GrabX Mini Festival 2026 di Kota Tua, hadirkan inovasi AI untuk dukung UMKM dan budaya lokal.
Pertanyaan "Kapan Nikah" saat Lebaran sering dianggap toxic. Pakar Psikologi UGM menjelaskan alasan di balik fenomena artefak budaya kolektif ini. Cek di sini!
DI antara isu yang mengguncang dunia Islam dari Maroko di barat hingga Indonesia di timur adalah sekularisme, baik sekularisme politik maupun kultural.
Menurutnya, distribusi kendaraan yang tidak terkonsentrasi pada satu waktu menjadi kunci menjaga kelancaran di pelabuhan.
Kemenhub kembali mengadakan program mudik gratis untuk Lebaran 2026. Pemerintah menyiapkan 78 ribu kursi untuk kapal laut dan kereta api. Sedangkan untuk angkutan darat, disediakan 401 unit bu
CENS merupakan pergerakan massa udara dingin dari wilayah Tiongkok Selatan yang mampu melintasi garis ekuator hingga mencapai wilayah Indonesia.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved