Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI makanan pokok, beras mengambil peran penting dalam komponen pangan, terutama di Indonesia. Maka, untuk menciptakan pangan yang baik, dibutuhkan pula beras yang baik, bersih, dan bernutrisi.
Pengolahan beras yang baik akan menciptakan kualitas beras yang baik. Namun, beberapa masalah dapat tercipta pada beras yang diproduksi, salah satu masalah tersebut adalah kutu yang hinggap pada beras.
Kutu beras adalah sejenis hama yang bisa hinggap pada beras, karena penyimpanan atau penempatan beras yang tidak sesuai.
Baca juga: Walau Kabupaten Malang Surplus Beras, Harga Tetap Melonjak
Meskipun demikian, kutu beras tidak bersifat beracun atau membuat beras menjadi tidak dapat dikonsumsi. Namun, kutu beras dapat menurunkan kualitas yang ada pada beras. Beras yang menurun kualitasnya, pastinya akan menurunkan manfaat yang dapat diterima pada tubuh manusia.
Kutu beras memiliki bentuk seperti kumbang, merupakan hama kecil, dan berkulit gelap.
Kutu beras yang hinggap pada beras disebabkan oleh penempatan beras pada tempat yang lembab dan gelap. Hal ini dapat mempercepat reproduksi dan peningkatan kuantitas kutu beras. Karena, hama yang hinggap pada beras memiliki kemampuan reproduksi terbaik pada kondisi lembab dan gelap.
Untuk dapat menghilangkan kutu beras, anda dapat melakukannya dengan cara ini
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Rusaknya lingkungan memengaruhi perkembangan kutu yang menjadi penyebab penyebaran penyakit.
Studi dari Washington State University mengungkap bagaimana bakteri Lyme dan anaplasmosis mencuri kolesterol dari sel kutu untuk bertahan hidup.
Seorang perempuan berusia 21 tahun di Nepal mengalami nyeri tajam, kehilangan pendengaran, dan pusing akibat infestasi kutu di saluran telinganya.
Rambutmu ada kutu? Hal berikut merupakan penyebab dari kutu dan cara mengatasinya.
Wabah kutu busuk itu mengingatkan pada kehidupan masa kecil saya di Jakarta pada era 80-an
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kesehatan kulit anak di tengah cuaca panas, mulai dari pelembap hingga nutrisi.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Psikolog Devi Yanti membagikan panduan memilih tempat penitipan anak (daycare) yang aman, legal, dan transparan guna mencegah kekerasan pada anak.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Dokter estetika dr. Dewita Kamaruddin menyarankan jamaah haji gunakan SPF 50-80 untuk proteksi maksimal di cuaca ekstrem Tanah Suci. Simak tips lengkapnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved