Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Pengurus Pusat Himpunan Psikologi Indonesia, Prof Seger Handoyo, mengatakan stigma kesehatan mental masih terjadi di masyarakat Indonesia dan perlu kolaborasi berbagai pihak untuk menghapus stigma tersebut, di antaranya melalui literasi.
"Literasi kesehatan mental masih rendah," kata Seger melalui video dalam jumpa pers acara mengenai kesehatan mental, Jumat (3/6).
Upaya meningkatkan literasi kesehatan mental memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak, kata Seger.
Baca juga: Pandemi Berdampak Pada Kesehatan Mental Masyarakat
Ia berharap, ke depannya, masyarakat bisa terdorong untuk selalu menjaga kesehatan mental selayaknya menjaga kesehatan fisik.
"Kita masih harus terus mengubah pandangan masyarakat tentang kesehatan mental," lanjut dia.
Psikolog lulusan Universitas Indonesia itu mengajak masyarakat untuk mencurahkan perasaan kepada orang terdekat bila ada masalah, atau berkonsultasi kepada psikolog bila membutuhkan bantuan profesional yang tersebar di penjuru Indonesia.
"Kita butuh orang lain untuk bisa membantu agar kesehatan mental optimum," katanya.
Kesehatan mental tidak hanya berarti bebas dari gangguan kejiwaan, tetapi adanya emosi positif, mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan, memiliki hubungan sosial yang baik, juga bebas dari perasaan-perasaan yang negatif.
"Bebas dari kecemasan dan mampu menghadapi tuntutan serta stres kehidupan sehari-hari, itulah orang yang sehat mental," kata Seger.
Untuk mendapatkan konseling mental gratis, masyarakat bisa mendapatkannya dengan mengunduh aplikasi KALM dan menggunakan kode BRAVE 33-33-33-33.
Psikolog klinis Karina Negara yang juga co-founder KALM menyambut baik inisiatif untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dalam pelayanan konseling.
"Kami bersyukur dapat merangkul lebih banyak lagi individu yang siap mengambil langkah kecil dan besar untuk menghadirkan perubahan positif dalam hidupnya," kata Karina.
Dia menambahkan, tingkat kesadaran kesehatan mental masih rendah di Indonesia.
"Masih banyak yang bilang konseling cuma buat orang gila," ujar dia.
Kendati demikian, kesadaran soal kesehatan jiwa terus membaik selama beberapa tahun belakangan, dengan orang-orang mulai nyaman bercerita soal kondisi kesehatan mental mereka secara terbuka.
Model Danella Ilene, pemenang Indonesia's Next Top Model, adalah salah satu yang terbuka mengenai pergulatan soal kesehatan mental. Ilene, sapaan akrabnya, pernah mengalami kecemasan di awal karier sebagai model. Industri yang menerapkan standar kecantikan tinggi memberikan tekanan besar kepadanya.
Selama tiga tahun, tekanan itu membuatnya merasa depresi dan menjalani pola makan yang salah. Selama tiga tahun, sejak 2015, Ilene tidak memahami apa yang sebenarnya dia alami.
"Yang kurasakan adalah sedih, merasa kurang, tidak bersahabat dengan badan sendiri, insomnia, depresi, suicidal thought," ujar dia.
Puncak ketidaknyamanan dirasakan pada 2018 hingga akhirnya dia mencari pertolongan, berawal dari mencari informasi di dunia maya dan kemudian mendapatkan kontak psikolog.
"Sekali konseling, mataku langsung terbuka, terjawab apa yang selama ini ingin kuketahui," katanya sembari menambahkan akhirnya dia bisa berdamai dan melanjutkan hidup. (Ant/OL-1)
Psikolog Ratih Ibrahim memperingatkan risiko PTSD pada korban kecelakaan kereta api. Simak gejala, faktor risiko, dan pentingnya penanganan dini di sini.
Penelitian terbaru mengungkap konsep 'affective tactile memory'. Ternyata, tubuh kita merekam sentuhan bermakna sebagai sensasi fisik yang membentuk rasa aman seumur hidup.
Psikolog Ratih Ibrahim menjelaskan pentingnya resiliensi dan dukungan keluarga bagi korban kecelakaan kereta api untuk pulih dari trauma psikologis.
Ia juga mengingatkan bahwa menghindari sepenuhnya stimulus yang berkaitan dengan trauma dalam jangka panjang dapat menghambat proses pemulihan.
Ia menjelaskan, gejala yang muncul bisa beragam, seperti perasaan cemas berlebihan, jantung berdebar saat berada di keramaian.
Masalah emosi dan perilaku pada anak usia dini kerap kali dipersepsikan sebagai fase perkembangan yang wajar.
Penelitian terbaru mengungkap sensasi "mistis" di gedung tua sering kali disebabkan oleh infrasonik dari pipa dan ketel uap, bukan makhluk halus.
Studi terbaru mengungkap ingatan manusia tidak akurat dalam melacak konsumsi alkohol. Simak mengapa catatan harian lebih efektif dibanding kuesioner medis biasa.
DI tengah tuntutan efisiensi dan produktivitas, perusahaan semakin mengandalkan pendekatan berbasis data dalam mengelola sumber daya manusia (SDM).
Pendekatan yang terlalu keras atau sepihak untuk membatasi penggunaan medsos justru berisiko membuat anak memberontak.
Studi PISA dan data global menunjukkan kemampuan kognitif Gen Z menurun di beberapa aspek. Apa penyebabnya dan keunggulannya?
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved