Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Dikti-Ristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi resmi meluncurkan sejumlah aplikasi digital, termasuk Artificial Inteligent (AI) Center pada Senin (3/1). Kelima fasilitas tersebut merupakan upaya Ditjen Dikti-Ristek dalam mendukung akselerasi transformasi digital dan memudahkan layanan, sekaligus menyiapkan talenta digital Indonesia.
"Tujuan kita adalah mendekatkan layanan dan memudahkan layanan dari seluruh pengguna layanan di Ditjen Dikti-Ristek serta meningkatkan integritas layanan," ujar Plt. Dirjen Dikti-Ristek, Nizam, Senin (3/1).
Aplikasi digital yang diluncurkan tersebut adalah Sistem Informasi Kelembagaan (SIAGA), Satu Dikti, Single Sign On (SSO), Neo Feeder serta Dikti AI Center. Lewat aplikasi tersebut bisa memudahkan layanan bagi para stakeholder yang terlibat.
Khusus untuk Dikti AI Center, Nizam menjelaskan, aplikasi tersebut sangat penting bagi dunia riset perguruan tinggi. Mahasiswa dan dosen bisa memanfaatkan aplikasi tersebut untuk menjalankan program mikro kredensial di bidang AI.
Baca juga : Orang Tua Murid Khawatir dengan PTM 100%, KPAI Minta Prokes Dilaksanakan dengan Ketat
"AI Center ini akan menjadi milik seluruh dosen dan mahasiswa untuk berbagai macam proyek mahasiswa, demikian dosen," terangnya.
Kehadiran AI Center juga turut mendukung pengembangan talenta dan riset di bidang AI. Sehingga Indonesia bisa menjadi negara yang terpandang dengan kemajuan teknologinya dan bermanfaat bagi industri.
Lebih lanjut, Nizam membeberkan, Dikti AI Center memiliki super komputer dengan kecepatan 25 petaflops atau setara 25.000 giga per detik. Dengan super komputer, banjir data yang menjadi fenomena era digital saat ini bisa dikendalikan dan dimaksimalkan untuk riset dan industri. (OL-7)
Sidang putusan kasus korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek dijadwalkan 30 April 2026. Kerugian negara disebut capai Rp2,1 triliun.
Meski demikian, jaksa penuntut umum tetap menuntut Ibrahim dengan hukuman 15 tahun penjara serta uang pengganti sebesar Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara.
Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), sosok Ibrahim Arief alias Ibam, konsultan teknologi sekaligus CTO GovTech Edu, dituding sebagai arsitek utama di balik terpilihnya produk Google
Pendanaan ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mendukung peran CESGS sebagai PUI-PT Bisnis Berkelanjutan.
Saksi proyek pengadaan Chromebook Kemendikbudristek akui raup untung Rp10,2 miliar dan kembalikan Rp5,1 miliar ke Kejagung dalam sidang Tipikor Jakarta.
Nadiem menyampaikan bahwa dirinya tetap siap mengikuti persidangan, meski masih menjalani perawatan medis berdasarkan rekomendasi dokter.
Ia menjelaskan, upaya memperkuat kepercayaan publik dilakukan melalui peningkatan sistem pengawasan internal, penguatan kontrol terhadap hakim konstitusi.
Di tingkat nasional, Unika Atma Jaya menempati peringkat #4 PTS terbaik se-Indonesia dan peringkat #22 dari seluruh Perguruan Tinggi se-Indonesia.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Kolaborasi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi dinilai semakin penting dalam memperkuat pemahaman konstitusi di Indonesia.
Bagi mahasiswa internasional, memilih kampus tidak hanya soal kualitas akademik, tetapi juga kenyamanan tempat tinggal dan jaminan keamanan.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved