Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mendukung perubahan status sejumlah universitas menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH). PTNBH diharapkan akan bisa berlari lebih kencang dalam peningkatan mutu dan relevansi pendidikan tinggi.
"Di samping itu pendanaannya pun tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi bisa lebih beragam dengan pihak swasta dan lainnya," kata Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Dirjen Dikti-Ristek) Kemendibud-Ristek, Prof Nizam, Minggu (31/10).
Menurut Nizam, sumber pendanaan PTN BH dari negara diberikan dalam bentuk BOPTN BH (biaya operasional PTN BH). Ditambah dengan dana masyarakat dan berbagai skema pendanaan lainnya, kata Nizam, maka kampus akan lebih fleksibel.
Menurutnya, PTN BH sebagai perguruan tinggi negeri diberi otonomi yang lebih luas dalam pengelolaan sumber daya, di samping otonomi akademik. Tapi otonomi harus disertai dengan akuntabilitas dan Dukti mengutamakan pemantauan berbasis kinerja.
"PTN BH setiap tahun juga diaudit oleh akuntan publik dan diumumkan ke masyarakat. Selain itu Inspektorat Jenderal juga tetap melakukan pengawasan dan dilaporkan ke kementerian," ujar Nizam.
PTN BH diharapkan akan bisa berlari lebih kencang dalam peningkatan mutu dan relevansi pendidikan tinggi. Menjadi lebih fleksibel, adaptif dan inovatif tanpa meningkatkan beban pembiayaan dari mahasiswa. "Dengan otonomi pengelolaan aset yang sangat luas, diharapkan sumber pendanaan PTNBH akan semakin beragam sehingga peningkatan mutu tidak berarti peningkatan biaya uang kuliah mahasiswa," tegasnya.
Untuk itu, Nizam mengatakan bahwa tidak ada perubahan pendanaan dari negara. PTN BH seyogyanya hanya perubahan tata kelola yang akan mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi termasuk sumber pendanaan yang lebih beragam.(H-2)
Ia menjelaskan, upaya memperkuat kepercayaan publik dilakukan melalui peningkatan sistem pengawasan internal, penguatan kontrol terhadap hakim konstitusi.
Di tingkat nasional, Unika Atma Jaya menempati peringkat #4 PTS terbaik se-Indonesia dan peringkat #22 dari seluruh Perguruan Tinggi se-Indonesia.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Kolaborasi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi dinilai semakin penting dalam memperkuat pemahaman konstitusi di Indonesia.
Bagi mahasiswa internasional, memilih kampus tidak hanya soal kualitas akademik, tetapi juga kenyamanan tempat tinggal dan jaminan keamanan.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
Ekonom Indef menilai optimisme pemerintah soal fiskal perlu diimbangi konsolidasi konkret agar APBN tetap kuat menghadapi tekanan global jangka panjang.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Presiden menegaskan, besarnya nilai aset yang berhasil diselamatkan itu berpotensi memberikan dampak besar bagi pembangunan nasional.
Ibas juga menyoroti perlunya keseimbangan antara menjaga kesehatan postur APBN dan kewajiban negara dalam memberikan perlindungan sosial.
DPR mempertanyakan kekuatan APBN menghadapi lonjakan harga minyak dunia. Dolfie menyebut potensi tambahan subsidi bisa mencapai Rp204 triliun.
Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet ingatkan risiko APBN jika subsidi BBM bengkak. Pemerintah siapkan SAL Rp420 triliun sebagai bantalan fiskal hingga 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved