Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Kemendikburistek melalui platfom Kedaireka sejalan dengan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang berdampak pada peningkatan kolaborasi perguruan tinggi dengan dunia industri dalam menghasilkan produk atau jasa baru.
Sekretaris Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Diktiristek) Kemendikbudristek Paristiyanti Nurwardani mengutarakan Kemendikbudristek telah membuat program transformasi pendidikan tinggi melalui kegiatan Matching Fund guna memfasilitasi kolaborasi kalangan kampus atau perguruan tinggi dengan kalangan industri melalui Kedaireka. Dijelaskan, platform Kedaireka yang diluncurkan dua tahun lalu, merupakan wadah rumah virtual bersama antara dunia industri dengan insan pendidikan tinggi.
"Kedaireka ditujukan untuk mahasiswa dan terutama dosen yang dapat melakukan kerjasama untuk hilirisasi riset dan produk serta jasa baru. Dalam perjalanannya Kedaireka sejalan dengan program Bangga Biatan Indonesia," kata Paristiyanti pada Sosialisasi Program Kompetisi Kampus Merdeka (PPKM) dan Kedaireka di Bandung, Sabtu (16/10).
Parisyanti menjelaskam dengan matching fund di Kedaireka, outcome atau hasil dari kerja sama di industri dan kampus akan didorong untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi covid 19 dan pascapandemi. Dikatakan, matching fund Kedaireka yang disiapkan pada 2021 sebanyak Rp250 miliar.
"Kampus dan industri yang telah menerima dana matcing fund melalui Kedaireka tahun ini mengembangkan terus kerja sama yang baru dan profitable dengan industri," jelasnya.
Parisyanti menambahkan berkat dukungan kuat Mendikbudristek Nadiem Makarim, pada 2022 program matching fund kerja sama industri dengan perguruan tinggi dananya akan meningkat hingga Rp1,5 triliun. Sebab itu, ia meminta kampus dan industri yang telah menerima dana matcing fund melalui Kedaireka tahun ini mengembangkan terus kerjasama yang baru dan profitable dengan industri.
Lebih lanjut Parisyanti memaparkan, pemilihan proposal pendanaan matching fund melalui seleksi ketat. Diantaranya harus ada industri yang bertanggung jawab bersama guna keberhasilan produk atau jasa baru yang dihasilkan. Selain itu akan dicek kredibilitas industri yang akan melakukan kerja sama.
Selain matching fund untuk Kedaireka, jelasnya, juga ada program competitive fund melalui Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) yang dikhususkan untuk membantu perguruan tinggi dalam mencapai 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) yang ditetapkan Kemendikbudristek.
Adapun PKKM tahun ini didanai Kemendikbudristek sebanyak Rp500 miliar. Tahun depan, dana competitive fund untuk PKKM akan ditambah menjadi Rp1,6 triliun.
Dalam sosialisasi Program Kompetisi Kampus Merdeka (PPKM) dan Kedaireka tersebut, hadir perwakilan Universitas Pasundan dan Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) yang menciptakan hasil temuan dan riset tentang pangan dan Bacara. Kedua perguruan tinggi itu meraih bantuan dana matching fund dari Kedaireka.
Sedangkan untuk PKKM hadir perwakilan Universitas Parahyangan dan Universitas Maranatha. Keempat perwakilan kampus tersebut mengapresiasi program Kemendikbudristek melalui Platform Kedaireka dan PKKM. (RO/OL-15)
Ia menjelaskan, upaya memperkuat kepercayaan publik dilakukan melalui peningkatan sistem pengawasan internal, penguatan kontrol terhadap hakim konstitusi.
Di tingkat nasional, Unika Atma Jaya menempati peringkat #4 PTS terbaik se-Indonesia dan peringkat #22 dari seluruh Perguruan Tinggi se-Indonesia.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Kolaborasi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi dinilai semakin penting dalam memperkuat pemahaman konstitusi di Indonesia.
Bagi mahasiswa internasional, memilih kampus tidak hanya soal kualitas akademik, tetapi juga kenyamanan tempat tinggal dan jaminan keamanan.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
Sidang putusan kasus korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek dijadwalkan 30 April 2026. Kerugian negara disebut capai Rp2,1 triliun.
Meski demikian, jaksa penuntut umum tetap menuntut Ibrahim dengan hukuman 15 tahun penjara serta uang pengganti sebesar Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara.
Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), sosok Ibrahim Arief alias Ibam, konsultan teknologi sekaligus CTO GovTech Edu, dituding sebagai arsitek utama di balik terpilihnya produk Google
Pendanaan ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mendukung peran CESGS sebagai PUI-PT Bisnis Berkelanjutan.
Saksi proyek pengadaan Chromebook Kemendikbudristek akui raup untung Rp10,2 miliar dan kembalikan Rp5,1 miliar ke Kejagung dalam sidang Tipikor Jakarta.
Nadiem menyampaikan bahwa dirinya tetap siap mengikuti persidangan, meski masih menjalani perawatan medis berdasarkan rekomendasi dokter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved