Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir meminta pemerintah menjaga konsistensi kebijakan dalam penanganan covid-19. Pemerintah harus yakin bahwa kebijakan yang dibuatnya membuat kepastian bagi rakyat.
"Kepastian itu yang dibutuhkan rakyat. Tidak usah maju mundur," pesan Haedar saat berdialog dengan Menko Polhukam Mahfud MD secara daring, Selasa (27/7).
Dirinya berharap pemerintah tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan rakyat dalam penanganan pandemi ini. Di sisi lain pemerintah juga perlu tetap menjaga aspek ekonomi agar tidak semakin terpuruk. "Sempurna mungkin tidak bisa, tapi ada pilihan yang firm. Itu yang kami harapkan,” jelasnya.
Pihaknya, jelas Haedar, selama ini banyak seirama dan bertitik temu dengan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah dalam menangani Covid-19. Baik secara keilmuan, maupun keagamaan. PP Muhammadiyah sadar pandemi ini sungguh-sungguh mengancam. "Karena itu PP Muhammadiyah bersyukur pemerintah mengambil Langkah-langkah darurat lewat PPKM,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Menko Polhukam Mahfud MD mengapresiasi partisipasi aktif Muhammadiyah selama ini. Mahfud mengakui bahwa kerjasama pemerintah dengan ormas keagamaan menjadi penting untuk dikembangkan.
"Pemerintah mengajak PP Muhammadiyah untuk terus memberikan kesadaran kepada umat bahwa Covid itu masih ada," ujarnya. (OL-13)
Baca Juga: Jangan Salah, Ini Jumlah Kebutuhan Vitamin C Harian
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan periode 2019-2024, Mahfud MD berpendapat, posisi Indonesia semestinya berempati terhadap Iran.
Mahfud mengatakan posisi Polri saat ini merupakan hasil reformasi 1998.
Mahfud menyebut, dalam praktiknya Kompolnas kerap bertindak layaknya juru bicara Polri dan hanya menjalankan tugas secara formalitas.
Menurut Mahfud, dalam beberapa waktu terakhir, DPR cenderung menunjuk calon hakim konstitusi secara internal tanpa proses seleksi terbuka.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menanggapi kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Haedar Nashir berpesan agar UMSU di bawah kepemimpinan yang baru dapat menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi dengan sebaik mungkin.
Semenjak gencatan senjata, tidak perubahan yang terjadi di Gaza, bahkan pembunuhan oleh tentara Israel masih berlanjut
KETUA PP Muhammadiyah sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy menyatakan belum mendalami skema soal wacana pemerintah mengenai war tiket haji.
Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), H. Budi Setiawan, S.T., menegaskan bantuan bagi korban bencana harus disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi yang tepat.
KETUA Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa gelar akademik tidak secara otomatis menjadikan seseorang sebagai intelektual sejati.
Tantangan masa depan, baik di level lokal, nasional, maupun global, membutuhkan pemikiran yang tajam serta relevan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved