Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI musim penghujan, peningkatan jumlah kasus demam berdarah (DBD) terus terjadi. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, hingga 27 Oktober 2020 total kasus DBD di Indonesia mencapai 93.178 kasus.
Jumlah ini meningkat sebanyak 4.859 kasus jika dibandingkan total kasus DBD pada 25 September yang mencapai 88.319 kasus. Jumlah kematian akibat DBD pun meningkat sebesar 33 kasus dari 612 kasus pada 25 September menjadi 645 kasus pada 27 Oktober.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes Didik Budijanto mengatakan, diperlukan peran serta masyarakat dalam upaya mencegah timbulnya kasus DBD.
“Sebetulnya peran serta masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah kasus DBD,” kata Didik kepada mediaindonesia.com, kemarin.
Lebih lanjut Didik menjelaskan, Kemenkes memiliki tiga program utama untuk mencegah timbulnya kasus DBD yaitu pengendalian vektor, peningkatan sistem surveilans, dan peningkatan kapasitas terhadap deteksi dini dan tatalaksana kasus.
“Pengendalian vektor itu bagaimana supaya tidak digigit nyamuk dengan mengendalikan siklus hidup nyamuk. Itu bisa dikendalikan dengan program di masyarakat adalah Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSM) dengan 3M Plus (Menguras, Menutup dan Mengubur, Plus menghindari gigitan nyamuk). 3M ini perlu digalakkan terus,” jelasnya.
Baca juga : Satu Bulan Terakhir Kesembuhan Covid-19 Naik Signifikan
Lebih lanjut Didik menjelaskan, pada peningkatan sistem surveilans, petugas tetap melakukan kegiatan di lapangan dengan dibantu aplikasi Sistem Informasi Pengendalian Vektor (Silantor). Saat ini Kemenkes tengah menggelar pelatihan dan sosialisasi Silantor di 4 provinsi yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten.
Sedangkan pada upaya peningkatan kapasitas, Kemenkes juga menggelar pelatihan cara deteksi dini serta tatalaksana DBD. Menurut Didik, hal ini perlu ditingkatkan karena gejala infeksi covid-19 dan DBD memiliki ciri yang mirip, sehingga para petugas kesehatan harus benar-benar bisa membedakan antara gejala covid-19 dan DBD.
“Penyakit covid-19 ini diagnosanya agak beti-beti (beda tipis), seperti panas panas tinggi. Ini harus kita tekankan kepada teman-teman di Puskesmas atau di pelayanan di Rumah Sakit, harus betul-betul bisa bedakan apakah ini covid-19 atau justru DBD,” tandasnya.
Berdasarkan update terakhir, terdapat 470 kabupaten/kota yang telah terjangkit DBD. Lima kabupaten/kota dengan kasus DBD tertinggi yaitu Kabupaten Buleleng sebanyak 3.312 kasus, Kabupaten Badung 2.547 kasus, Kota Bandung 2.363 kasus, Kabupaten Sikka 1.775 kasus, dan Kabupaten Gianyar 1.717 kasus. (OL-2)
Forum Warga Kota (FAKTA) Indonesia menilai pelabelan Nutri-Level kurang transparan dan mendesak penggunaan label peringatan "Tinggi Gula, Garam, Lemak".
Kasus pelecehan seksual mahasiswa FH UI mengungkap fenomena disinhibisi online. Simak penjelasan ahli Kemenkes mengenai toxic disinhibition di ruang digital.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengatakan penyakit parkinson merupakan salah satu penyakit yang mencerminkan realitas penuaan masyarakat dan meningkatnya beban penyakit degeneratif.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat surveilans tren kasus penyakit campak nasional menunjukkan penurunan signifikan.
asus campak kembali menjadi perhatian setelah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengingatkan bahwa bayi berusia di bawah 9 bulan sangat berisiko terinfeksi.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman mengatakan tren mingguan kasus campak pada Maret 2026 mengalami penurunan.
Raditya Dika ajak pelaku usaha dan pekerja kreatif lakukan vaksinasi DBD sebagai investasi kesehatan untuk menjaga kelancaran produktivitas dan pekerjaan.
KADIN, Takeda, dan Bio Farma luncurkan SIAP Lawan Dengue untuk perkuat K3 dan produktivitas perusahaan dari risiko demam berdarah di Indonesia.
Kenali batas normal dan kritis trombosit pada pasien DBD serta tanda bahaya saat fase kritis untuk penanganan medis yang tepat.
Seorang WNI terinfeksi DBD di Taiwan. Otoritas Kaohsiung langsung lakukan langkah darurat dan pelacakan epidemiologis.
Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat pencegahan, kesiapsiagaan, dan ketahanan masyarakat terhadap bahaya demam berdarah melalui aksi nyata berbasis komunitas.
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved