Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AHLI epidemiologi dari Universitas Indonesia dr. Pandu Riono, MPH,Ph.D menyebut, uji klinis vaksin covid-19 dapat dikatakan berhasil apabila efektivitas penekanan penyebaran virus dari vaksin tersebut mencapai 70%.
"Harapannya dia memberikan efektivitasnya lebih dari 70%. Kalau di bawah 50% belum efektif," kata Pandu dalam diskusi virtual Crosscheck Medcom.id bertajuk ‘Vaksin Cina, Uji Klinis Bukan Kelinci Percobaan,’ Minggu (26/7).
Pandu menjelaskan, uji klinis fase III merupakan proses untuk melihat efektivitas dan keamanan vaksin dalam cakupan yang lebih besar. Untuk itu, diperlukan multicenter study, di mana berbagai negara turut terlibat dalam uji klinis vaksin ini.
"Kita ingin melihatnya lebih besar, apakah efektif dan aman. Pada sample besar, efek sampingnya akan lebih terdeteksi. Reaksi positif atau negatif bervariasi dari berbagai jenis etnik atau suku bangsa. Kita punya ras dan genetik yang bebeda. Itu akan dihitung, rata-rata apakah vaksin ini efektif dan aman," beber Pandu.
Meskipun uji klinis vaksin segera dilakukan di Indonesia, Pandu mengingatkan bahwa proses uji klinis ini tidak selalu membuahkan hasil yang baik. Pasalnya, penemuan vaksin merupakan proses yang memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit.
"Belum tentu Sinovac ini lulus fase III. Pengamatan dunia, dari banyak pengembangan vaksin, kira-kira hanya 10% - 30% yang lulus," ucap Pandu.
"Tapi itu risiko yang harus kita ambil. Itulah sebabnya jangan terlalu bereuforia. Memang ada sedikit cahaya, tapi ada biaya yang harus kita bayar," tandasnya.
Seperti diketahui, Indonesia melalui Induk Holding BUMN Farmasi Bio Farma, siap untuk melakukan uji klinis tahap 3 untuk vaksin covid-19. Sebagai tahap awal Uji Klinis tahap 3, vaksin dari Sinovac, Tiongkok, sudah tiba di Bio Farma pada tanggal 19 Juli 2020 Sebanyak 2.400 vaksin.
Kedatangan vaksin covid-19 dari Sinovac akan digunakan untuk kebutuhan fase uji klinis tahap 3 pada Agustus 2020 mendatang yang akan dilakukan di Bandung, Jawa Barat. (Ata/OL-09)
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Campak dikenal sebagai penyakit virus yang sangat mudah menular melalui udara.
Pneumonia bakterial sekunder terjadi karena infeksi bakteri saat atau setelah terkena campak.
Kemenkes tetapkan vaksin meningitis dan polio sebagai syarat wajib haji 2026. Simak aturan waktu pemberian dan tips kesehatan dari ahli di sini.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved