Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL survei Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) di 34 provinsi pada 6-8 Juni 2020 menunjukkan mayoritas sekolah di Tanah Air, termasuk yang berada di zona hijau, belum siap menghadapi kenormalan baru jika sekolah dibuka kembali.
Untuk itu salah satu rekomendasi FSGI kepada pemerintah ialah memberlakukan perpanjangan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan belajar dari rumah (BDR) untuk semua zona. Namun, itu harus diikuti perbaikan kualitas dan layanan kepada siswa dan guru.
Pendapat itu disampaikan Wakil Sekjen FSGI Satriawan Salim, Ketua Komisi X DPR Saeful Huda, dan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, kemarin.
“Dalam BDR dan PJJ semestinya terdapat pendampingan, pelatihan, dan pengarahan teknis untuk guru-guru agar PJJ lebih berkualitas, kemudian buka dan gratiskan jaringan internet bagi siswa dan guru di daerah yang tak ada internet,” kata Satriawan dalam konferensi pers pemaparan hasil survei FSGI.
Selain itu, lanjutnya, FSGI juga merekomendasikan agar pemerintah membuat kurikulum darurat atau adaptif di masa pandemi covid-19.
Di acara yang sama, Saeful Huda meminta pemerintah memetakan kebutuhan pendidikan setiap daerah selama PJJ. Salah satunya kebutuhan infrastruktur internet.
Secara terpisah, Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur komunikasi.
“Kita harus berfokus pada peningkatan kualitas belajar dari rumah. Tingkatkan kapasitas guru secara digital dan kualitas platform pendidikan daring,” tambahnya.
Menurun selama pandemi
Sudah hampir tiga bulan siswa di Indonesia mengikuti PJJ dan BDR. Hal itu tentu saja membuat kualitas pendidikan menurun karena standar pelaksanaan pembelajaran secara daring tidak bisa disamakan dengan tatap muka di sekolah.
Demikian dikatakan Direktur Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sri Wahyuningsih dan Konsultan Nasional Pendidikan dalam Situasi Darurat Unicef-RDI Yusra Tebe, dalam webinar Tahun Ajaran Baru Persiapan dan Adaptasi Pendidikan Anak di Masa Pandemi.
“Kita tidak bisa menuntut kualitas terhadap target kurikulum di masa pandemi karena yang menjadi tujuan utama ialah menjaga keselamatan dan kesehatan peserta didik, keluarga, serta bapak-ibu guru,” tambah Sri.
Sementara itu, Yusra yang memaparkan hasil survei Unicef pada awal Juni di 34 provinsi di Indonesia, mengatakan, untuk meningkatkan kapasi tas pembelajaran, pihaknya merekomendasikan kepada pemerintah agar melakukan metode pembelajaran kombinasi, yakni pertemuan tatap muka dan BDR.
Secara terpisah pemerhati pendidikan sekaligus Direktur Sekolah Putra Pertiwi, Novianty Elizabeth, mengungkapkan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran jarak jauh, antara lain pentingnya dukungan orangtua dan peranan pendidik dalam menyederhanakan program belajar.
“Misalnya, pengajar membuat jadwal belajar lebih pendek dan memberikan materi yang tidak terlalu berat,” tuturnya. (Bay/Aiw/Rif/X-7)
Generasi Z dan Milenial di Jakarta mulai meninggalkan konsep kepemilikan rumah sebagai simbol sukses. Simak analisis pakar properti terkait tren ini.
IDAI peringatkan dampak El Nino Godzilla 2026 pada kesehatan anak. Simak tips menjaga daya tahan tubuh dan nutrisi anak saat cuaca ekstrem.
Pemerintah Kota Kendari mengusulkan perbaikan sebanyak 1.200 unit rumah tidak layak huni.
Memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan menjadi kunci utama agar perjalanan mudik berlangsung tenang dan nyaman.
FENOMENA Generasi Z atau Gen Z lebih memilih menyewa rumah daripada membeli rumah atau properti. Merepons hal itu Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah mengatakan hal serupa terjadi di banyak negara
Selain berdampak pada aspek sosial, sektor perumahan juga dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Mendikdasmen menegaskan komitmennya dalam menjaga pelaksanaan TKA agar tetap kredibel, transparan, dan berintegritas di seluruh wilayah Indonesia.
Kemendikdasmen luncurkan PJJ jenjang menengah untuk tekan angka ATS usia 16-18 tahun. Simak kesiapan sekolah induk di Malaysia, Ternate, dan Padalarang.
Pendekatan STEM tidak hanya berfokus pada teknologi sebagai alat, juga sebagai sarana untuk membentuk pola pikir kritis dan inovatif dalam memecahkan tantangan dunia nyata.
Karya bertajuk “Penulisan Kaligrafi Mandarin pada Media Payung Terbanyak” tersebut sekaligus mengantarkan sekolah tiga bahasa itu mencatatkan rekor MURI.
APCA Indonesia meluluskan siswa Culinary dan Pastry Arts melalui pendidikan intensif 9 bulan. Fokus pada kesiapan kerja dan standar global industri F&B.
Siswa di daerah itu terpaksa berangkat dan pulang sekolah dengan melintasi pipa air karena jembatan yang biasa mereka lalui ambruk dan tak kunjung dibangun kembali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved