Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON peserta ujian tulis berbasis komputer (UTBK) dan seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) diimbau untuk berhati-hati terhadap sejumlah pihak yang mengklaim dapat memprediksi pembobotan UTBK-SBMPTN.
"Mereka bisa dibilang seperti 'dukun pendidikan' yang mengaku-ngaku bisa memprediksi bobot soal UTBK-SBMPTN. Saya kira mereka ini pembohong besar sebab LTMPT tidak menentukan besaran bobot nilai dalam soal UTBK-SBMPTN," ujar Ketua Pelaksana Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Budi Prasetyo dalam live Instagram bertema UTBK-SBMPTN Era Pandemi di akun @osc_medcom, yang digelar Medcom.id.
Budi menjelaskan terdapat dua pendekatan dalam pemberian bobot soal yang berdasarkan klaster program studi dan subtes dalam tes potensi skolastik (TPS). Namun, dalam waktu bersamaan, pembobotan akan diputuskan dari hasil eksisting. "Artinya teman-teman (peserta UTBK-SBMPTN) sudah selesai tes, baru kita olah dan baru bisa membuat pembobotan fi nal. Tesnya saja belum, lah kok mereka sudah bisa memprediksi," imbuhnya.
Seperti diketahui, pendaftaran UTBK dan SBMPTN telah dibuka dan masa pendaftaran hingga 20 Juni 2020. Dijadwalkan UTBK dilaksanakan pada 74 perguruan tinggi pusat UTBK pada 5-12 Juli 2020. Peserta diminta memperhatikan persyaratan setiap program studi (prodi) yang akan dipilih.
Pada tahun ini terdapat aturan tertentu dalam memilih prodi yang memungkinkan peserta memilih lintas prodi. Khususnya untuk siswa jurusan IPA dapat memilih prodi jurusan IPS atau sosial humaniora saat SBMPTN.
Sebaliknya, untuk siswa IPS belum tentu dapat memilih prodi-prodi IPA atau saintek. Budi memprediksi tingkat kegagalan siswa IPS saat memilih prodi IPA tinggi. Sementara itu, untuk peserta SMK mendapat kesempatan lebih untuk memilih program studi lanjutannya. LTMPT menyediakan delapan politeknik. Namun, peserta SMK tidak boleh melakukan lintas kampus. Jika telah memilih universitas maupun institut sebagai pilihan pertama, peserta tidak boleh menjadikan politeknik sebagai pilihan kedua. (Bay/H-1)
Anggota Komisi X DPR Muhammad Hilman Mufidi minta pengawasan UTBK SNBT diperketat dengan metal detector guna cegah kecurangan alat bantu dengar.
Anggota Komisi X DPR Ledia Hanifa soroti kecurangan UTBK-SNBT 2026. Ia desak penguatan pengawasan teknologi AI dan pembangunan karakter sejak dini.
Ketua DPR Puan Maharani dorong penguatan sistem pengawasan UTBK SNBT 2026 menyusul temuan 2.640 peserta curang dan keterlibatan sindikat joki.
Dengan semakin teridentifikasinya berbagai model kecurangan yang digunakan, hal ini dapat menjadi pengingat bagi para peserta agar mengurungkan niat untuk melakukan pelanggaran
PELAKSANAAN Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Universitas Bengkulu (Unib), diikuti sebanyak 10.401 orang peserta.
PANITIA Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 menduga praktik joki yang diungkap Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bagian jaringan nasional.Â
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved