Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH diminta untuk langsung memproduksi vaksin virus korona (covid-19) jika penelitian vaksin berhasil. Masalah hak paten bisa belakangan.
"Kalau dampak kebijakan terutama terkait paten ini tidak kita bisa temukan solusinya, maka akan ada keterlambatan kita dalam pengembangan produk yang berpotensi hilangnya kesempatan kita berkontribusi di tingkat nasional dan global," kata pimpinan asosiasi dosen hukum internasional se-Indonesia, Reza Zaki kepada Medcom.id, Selasa (9/6).
Reza menjelaskan berdasarkan Pasal 31 dalam perjanjian trade-related aspects of intellectual property rights (TRIPS) menyebutkan bahwa pemimpin negara bisa mengajukan lisensi wajib dalam situasi darurat terkait dengan kesehatan. Situasi saat ini sangat memungkinkan pelaksanaan paten tanpa izin dari pemilik paten. Pembuatan massal vaksin tanpa izin paten di saat seperti ini juga diatur dalam Pasal 111 undang-undang Paten nomor 14 tahun 2016.
Di situ tertulis bahwa pemerintah dapat melaksanakan paten tanpa izin dari pemegang paten dalam situasi yang mendesak di antaranya untuk memproduksi produk farmasi dan atau bioteknologi yang harganya mahal dan atau diperlukan untuk menanggulangi penyakit yang dapat mengakibatkan terjadinya kematian mendadak dalam jumlah yang banyak.
"Agar obat itu tersedia secara masif dalam keadaan kedaruratan, maka jalan keluar yang tersedia dalam sistem paten adalah melalui mekanisme lisensi wajib dan atau pelaksanaan paten oleh pemerintah," ujar Reza.
Meski demikian bukan berarti nantinya pemerintah menzalimi penemu vaksin. Masalah hak paten tetap terlindungi.
"Penemu obat tetap akan mendapatkan hak ekonomi dan ciptaannya terlindungi," jelas Reza.
baca juga: Perlu Ada 5 Tahapan Menuju Masyarakat Aman Covid-19 dan Produktif
Saat ini seluruh dunia sedang berlomba menemukan vaksin untuk penanganan virus korona. Penemuan vaksin bukan hanya bisa untuk membantu penanganan wabah virus korona di suatu negara melainkan bisa juga dijadikan ladang bisnis. (OL-3)
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Campak dikenal sebagai penyakit virus yang sangat mudah menular melalui udara.
Pneumonia bakterial sekunder terjadi karena infeksi bakteri saat atau setelah terkena campak.
Kemenkes tetapkan vaksin meningitis dan polio sebagai syarat wajib haji 2026. Simak aturan waktu pemberian dan tips kesehatan dari ahli di sini.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved