Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menuturkan Wisma Atlet di Kemayoran yang kini dijadikan Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 atau korona sudah beroperasi sejak Senin (23/3). Pada hari kedua, sudah ada 102 kunjungan dari pasien yang dinyatakan positif terinfeksi covid-19.
"Ada 71 yang kita rawat dan 31 yang tidak perlu dirawat," ujar Yurianto dalam konferensi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, hari ini (24/3).
Ia menjelaskan secara umum kondisi pasien yang datang ke RS Darurat Covid-19 mempunyai sakit ringan hingga sedang. Dari 102 pasien, terdapat dua pasien yang mempunyai faktor komorbid atau penyakit penyerta yang dapat mempengaruhi kondisi pasien tersebut. Oleh karena itu, mereka dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto di Jakarta.
Yurianto menambahkan bahwa awal keberadaan RS Darurat Covid-19 bertujuan untuk mengurangi beban pasien di RS rujukan covid-19, antara lain RS Pusat Infeksi (RSPI) Sulianto Saroso, RS Persahatan, dan RSPAD Gatot Subroto.
Dia juga menjelaskan dalam Undang-Undang No.6/2018 tentang Karantina disebutkan bahwa penanganan penyakit menular dibagi menjadi tiga tahapan. Pertama karantina perorangan atau isolasi diri yang efektif diimplementasikan pada pasien dengan keluhan sakit ringan atau tanpa keluhan.
"Hampir 80% dari kasus positif yang ada secara statistik gejalanya ringan sampai sedang," tuturnya.
Pasien yang masuk kategori ringan hingga sedang diminta untuk melakukan isolasi mandiri, sehingga tidak seluruh kasus positif menjadi beban layanan perawatan RS rujukan. Kedua, karantina di RS diterapkan bagi pasien yang membutuhkan layanan monitoring intensif, misalnya memiliki keluhan sakit sedang hingga berat atau ada komorbid yang menyertai.
"Keberadaan RS Wisma Atlet sebagai barrier awal untuk mengurangi beban RS rujukan seperti RSPI, RS Persahabatan, sehingga tidak kemudian semua kasus masuk ke RS," terang Yuri.
Baca juga: Antrean Panjang di Wisma Atlet, BUMN Minta Masyarakat Memaklumi
Ia mengungkapkan keberadaan RS Darurat Covid-19 memang tidak masuk dalam prioritas penanganan wabah covid-19. Prioritas yang dianggap efektif guna memutus mata rantai penularan adalah tracing atau penelusuran kontak.
Ia menilai sejauh ini masyarakat sudah secara aktif dan terorganisasi melaksanakan upaya pencegahan, yakni dengan menjaga jarak fisik dalam berkomunikasi secara sosial. Menjaga jarak antarorang sekitar 1 meter dianggap upaya pencegahan dan pemutusan rantai yang paling baik.
"Kami berterima kasih masyarakat mengambil peran serta untuk ini dan saling mengingatkan berjaga jarak. Walaupun beberapa kita harus ingatkan melalui aparat keamanan agar tidak bergerombol mengurangi penularan," tukasnya. (OL-14)
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan, menegaskan percepatan dilakukan agar solusi konkret segera diterapkan di lapangan.
Sistem yang masih bersifat padat karya (labor intensive) turut mendorong membengkaknya beban biaya.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Sebanyak 130 titik masih belum dijaga. Sementara 293 titik lainnya telah dilengkapi penjagaan.
Peran pengusaha muda sangat krusial di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Mardiono mendorong seluruh kader di DKI Jakarta untuk memperkuat kekompakan dan mengarahkan energi pada kerja-kerja elektoral
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved