Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBUTUHAN vaksin pneumococcal conjugate vaccine (PCV) dinilai mendesak untuk melindungi anak dari penyakit pneumonia atau radang paru-paru yang menular. Pemerintah menjajaki berbagai peluang untuk menyediakan vaksin tersebut.
Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Kementerian Perencanaan, Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Pembangunan Nasional (Bappenas) Pungkas Bajuri Ali mengatakan hal itu dalam diskusi bertajuk Urgensi Optimalisasi Manajemen Pengelolaan Obat dan Vaksin Terkait Efisiensi Anggaran 2019 di Jakarta, kemarin.
"Pneumonia menjadi penyebab kematian terbanyak kedua setelah diare di Indonesia. Amanat Presiden minta angka kematian ibu dan bayi diturunkan. Makanya kita prioritaskan," ucap Pungkas. Menurut data Kementerian Kesehatan, ada 1,1 juta kematian setiap tahun akibat pneumonia.
Karena keterbatasan anggaran, sambung Pungkas, pemerintah baru mewajibkan imunisasi PCV di Lombok, NTB, dan sejumlah kabupaten/kota di Bangka Belitung. Harga vaksin PCV tergolong mahal, yaitu mencapai Rp1 juta per unit. Setiap anak mesti tiga kali dapat imunisasi sehingga total biaya vaksinasi Rp3 juta.
Direktur Tata Kelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan Kemenkes Sadiah mengungkapkan, harga vaksin PCV mahal karena masih impor. "Sedang dibahas supaya kita dapat mengakses harga terbaik. Perlu regulasi dan itu bukan di Kemenkes," sebutnya.
Health Economist dari Universitas Padjadjaran, Auliya A Suwantika mengungkapkan, riset yang dilakukannya menemukan pembentukan harga vaksin PCV berasal dari tiga pintu, harga Unicef, harga kontrak, dan harga pasar. Perbedaan harga ketiganya sangat jauh.
Untuk PVC10 yang mengandung sepuluh serotipe pneumokokus, harga Unicef US$3 atau setara Rp42.500, harga kontrak US$17,45 (Rp247 ribu), dan harga pasar US$43,23 (Rp613 ribu). Dengan biaya tambahan, harga per vaksin PCV diperkirakan Rp75 ribu.
"Jika lewat Unicef, lebih murah dan lebih banyak yang bisa dibeli. Hanya, pengadaan kita belum memungkinkan untuk beli lewat mekanisme donor internasional. Ini sedang membahas agar opsi itu bisa dilakukan," beber Auliya.
Ketua Dewan Pengurus Indonesian Health Economics Association (InaHEA) Prof dr Hasbullah Thabrany mengatakan, pemerataan imunisasi pneumonia termasuk syarat mewujudkan generasi sehat. Saat ini introduksi vaksin PCV di Indonesia masih kalah dengan Bangladesh. Selain lewat Unicef, kemandirian vaksin dan obat ialah keharusan dengan memberi dukungan pada produsen vaksin dalam negeri, PT Biofarma. "Kalau pemerintah komit, untuk Biofarma harusnya all out," cetusnya. (Zhi/H-3)
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
PAPDI menekankan pentingnya vaksinasi MMR bagi orang dewasa guna mencegah penularan campak yang tinggi dan risiko komplikasi serius.
Dokter spesialis penyakit dalam ingatkan risiko komplikasi campak bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan penderita gangguan imun. Simak penanganannya.
Epidemiolog menekankan pentingnya peningkatan cakupan vaksinasi sebagai langkah utama mengendalikan penyebaran campak dan mencegah risiko KLB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved