Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Aktivitas di luar ruang memiliki banyak manfaat untuk proses tumbuh kembang anak. Sayangnya, saat ini masih banyak orang tua yang kerap khawatir mengajak anak main di luar, karena berbagai alasan.
Survei terbaru yang dilakukan merek produk perawatan bayi dan anak, My Baby, menemukan bahwa 85% ibu khawatir ketika anak main di luar dan 65% merasa gigitan nyamuk dan serangga menjadi alasan utama kekhawatiran para ibu.
Padahal bermain di luar ruang membawa banyak manfaat. Seperti, meningkatkan semangat dan kemampuan sosial, mengembangkan kreativitas, meningkatan kebahagiaan, hingga menghasilkan energi yang menjaga kesehatan tubuh, menjadi dampak positif yang dihasilkan ketika anak mengeksplorasi alam terbuka.
“Beraktivitas di luar memiliki manfaat yang sangat luas. Peningkatan kreativitas, berkembangnya kemampuan penyelesaian masalah, melatih kerja sama, hingga mampu memperbaiki suasana hati. Jika anak dibiasakan beraktivitas di luar rumah akan terlihat nyata peningkatan kebugarannya,” ujar psikolog keluarga Retno Dewanti Purba.
Orang tua, lanjutnya, sebaiknya memberi kesempatan pada anak untuk menghabiskan waktu di halaman rumah, ruang hijau terbuka, kebun, taman, pantai, pegunungan, dan lingkungan alami lain. Dampingi anak bermain di luar rumah agar mereka bisa mengenal lingkungan dengan cara menyenangkan.
Upayakan anak bermain seraya mengaktifkan seluruh moda sensori tubuhnya. Melompat, berlari, berjalan, berjinjit dan berbagai gerakan tubuh akan mempengaruhi keterampilannya menguasai gerakan kasar dan halus. Mengamati tanaman, bebatuan, bunga, hewan akan menambah kekayaan wawasannya akan lingkungan. Jelaskan dengan bahasa yang mudah tentang berbagai hal baru yang ditemui di alam terbuka.
Jadi, sangat penting bagi orang tua untuk tidak takut dan khawatir membawa anak-anaknya berinteraksi dengan alam. “Kewaspadaan tetap perlu, namun tidak boleh takut atau menghindari aktifitas luar. Kita bisa melakukan persiapan yang baik agar anak aman dan nyaman beraktifitas di luar,” imbuh Dewanti.
Persiapan itu antara lain bisa dilakukan dengan mengoleskan minyak telon berkandungan bahan-bahan yang mampu menghindarkan anak dari gigitan nyamuk dalam waktu lama. Terkait hal itu, sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati - Institut Teknologi Bandung pernah mengadakan penelitian efektifitas minyak telon berkandungan minyak sereh, chamomile, lemongrass, minyak Adas, eucalyptus, serta minyak kelapa dalam menghindari gigitan nyamuk.
“Hasil pengujian membuktikan bahwa nyamuk menghindar dari kulit yang sudah dioles minyak telon tersebut. Perlindungan dari gigitan nyamuk itu bertahan hingga 12 jam. Ini menjadi yang pertama di Indonesia dan memberikan standar baru dalam industri minyak telon Tanah Air,” ujar Ketua Tim peneliti dari ITB, Prof Intan Ahmad. (OL-09)
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved