Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MASJID Ramah Disabilitas, adalah gagasan program yang diinisiasi oleh So Nice dan Thisable Enterprise yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan inklusi di sekitar Masjid. Program ini dilakukan selama 3 hari yakni 18 Mei 2019 di Masjid Jami An Ni’mah, Pondok Labu - Jakarta Selatan, 19 Mei 2019 di Masjid Al Mukarromah, Pesanggrahan - Jakarta Selatan dan terakhir 27 Mei 2019 di Masjid El-Syifa, Ciganjur, Jagakarsa.
Selama ini, sulitnya teman disabilitas mengakses masjid menjadi hambatan setiap hendak beribadah, seperti tidak adanya akses ramp yang membuat disabilitas daksa sangat jarang ke masjid, dan bahkan ada yang diusir tidak bisa melaksanakan salat di dalam masjid karena kursi roda dianggap kotor.
Tidak hanya itu saja, untuk disabilitas tuli karena ketidakmampuan mereka mendengar sehingga tidak pernah mendengar dan memaknai adzan hingga makna salat. Maka dari itu program ini sebagai bentuk inisiasi awal dan mengajak DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) untuk ikut bersama menciptakan lingkungan inklusi di lingkungan Masjid.
“Program ini menjadi pioneer bagi kami untuk terus berusaha menciptakan lingkungan yang inklusi dan ramah, terlebih di bulan Ramadan ini. Masjid yang menjadi pilihan program kami, dikarenakan Masjid yang selalu digunakan beribadah oleh teman-teman disabilitas. Semoga dengan terciptanya program ini, dapat memudahkan teman disabilitas untuk selalu dekat dengan Allah S.W.T,” jelas M. Reza Rizali, Marketing Manager So Nice.
Senada dengan Reza Rizali, Angkie Yudistia CEO dari Thisable Enterprise yang juga tunarungu memiliki harapan yang sama. "Masjid yang ramah disabilitas tentunya menjadi harapan bagi kami sebagai penyandang disabilitas. Bukan hal yang tidak mungkin untuk kita bisa menciptakan hal tersebut, saya sangat bersyukur Thisable Enterprise dapat bekerjasama dengan So Nice untuk merealisasikan hal ini. Harapan saya, semoga program ini juga bisa berkembang di daerah-daerah."
Dengan Tagline #masjiduntuksemua, So Nice dan Thisable Enterprise mengajak semua pihak untuk ikut berkontribusi menyukseskan program Masjid Ramah Disabilitas. Mereka juga berharap program inklusi ini tidak hanya ramah terhadap aksesibilitas yang diperlukan tetapi juga mampu menggerakkan sikap masyarakat untuk selalu menerima dengan baik apabila teman disabilitas ingin melaksanakan salat di dalam masjid.
Progam ini ingin dapat berlasung selamanya, tidak hanya berhenti di bulan Ramadan ini, karena So Nice dan Thisable Enterprise telah bekerja sama dalam jangka panjang untuk pemberdayaan disabilitas. "Program yang berkesinambungan tidak hanya menjadikan lingkungan yang ramah terhadap disabilitas tetapi juga pemberdayaan disabilitas agar lebih mandiri dari beragam segi kehidupan," tutup Reza Rizali. (M-4)
15.789 peserta termasuk 13 di antaranya penyandang disabilitas mengikuti UTBK SNBT (Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) di Kampus Universitas Gadjah Mada.
UTBK sebanyak 18 sesi itu dilaksanakan di laboratorium komputer di kampus Kentingan, Kampus Mesen, dan Kampus Pabelan.
DUKUNGAN bagi penyandang disabilitas harus terus dikuatkan. Hal itu dapat dilakukan di antaranya melalui peningkatan kompetensi dan penyediaan ruang serta kesempatan di dunia kerja.
Kegiatan tersebut sebagai upaya peningkatan pemahaman dasar kesehatan kepada Penyandang Disabilitas.
FASE darurat kekerasan terhadap penyandang disabilitas memerlukan langkah konkret bersama dan segera untuk mewujudkan perlindungan bagi seluruh warga negara yang diamanatkan UUD 1945.
Pabrik rokok HS yang berlokasi di Muntilan, Magelang, berkomitmen merangkul penyandang disabilitas sebagai tenaga kerja produktif tanpa persyaratan yang memberatkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved