Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Norwegia mengapresiasi tinggi komitmen, upaya, dan capaian pemerintah Indonesia dalam upaya pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) selama ini.
Hal itu disampaikan Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia Ola Elvestuen ketika menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, di Jakarta, Rabu (13/2).
"Reduksi emisi Indonesia dalam kerangka kerjasama Indonesia-Norwegia sebagaimana pada Letter of Intent (LoI) 2010 menunjukkan hasil yang positif. Pemerintah Norwegia terbuka terhadap penguatan kerjasama kedua negara di masa depan, khususnya pasca 2020," kata Ola.
Dia beserta delegasi Norwegia berkunjung ke Indonesia membahas penguatan kerjasama pengurangan emisi dari kehutanan dan lahan (Reduction Emission on Deforestation and Degradation/REDD+).
Seperti diketahui, kedua negara menyepakati kerjasama pendanaan iklim melalui LoI pada 2010 senilai 1 miliar dollar Amerika Serikat.
Baca juga : Pembangunan Rendah Karbon Harus Diimplementasikan dalam RPJMN
Pemerintah Norwegia, ujarnya, telah melaksanakan tinjauan independen (independent review) terhadap pelaksanaan LoI kerjasama REDD+ pada 2011, 2013, dan yang terakhir pada Agustus 2018.
Cakupan evaluasi terdiri atas pelaksanaan moratorium izin baru perkebunan kelapa sawit, sistem monitoring, pelaporan dan verifikasi (MRV), mekanisme pendanaan REDD+, kebijakan satu peta (One Map Policy), program perhutanan sosial, hingga dukungan terhadap para pihak di level provinsi maupun masyarakat akar rumput.
Menteri Siti mengatakan langkah korektif pemerintah mengurangi emisi dari sektor hutan dan lahan dilakukan melalui sejumlah terobosan. Antara lain moratorium hutan primer dan lahan gambut, pembentukan Badan Restorasi Gambut, pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, hingga penegakan hukum.
Komitmen pengurangan emisi juga ditunjukkan Indonesia saat memperbarui target penurunan emisi GRK.
Dari sebelumnya penurunan secara sukarela sebelum Paris Agreement sebesar 26% pada 2020, Indonesia menambah target penurunan emisi menjadi 29% pada 2030 setelah adanya Paris Agreement.
Data terakhir per 2017, Indonesia telah menurunkan emisi sebesar 24%.
"Langkah korektif dilakukan agar emisi gas rumah kaca Indonesia dari sektor kehutanan dapat dikendalikan," ujar Menteri Siti.
Selain itu, imbuh Siti, langkah korektif juga ditunjukkan dengan keberpihakan kepada masyarakat di sekitar hutan melalui program perhutanan sosial.
Tujuannya, untuk menjaga kelestarian hutan dan mengatasi kemiskinan. Hingga saat ini pemberian akses kelola perhutanan sosial telah mencapai 2,53 juta Hektare kepada 601.892 KK di seluruh Indonesia. (OL-8)
Musim dingin yang terlalu hangat menyebabkan bunga gagal mekar sempurna dan merusak tradisi ribuan tahun.
Ilmuwan Smithsonian (STRI) melaporkan kegagalan fenomena upwelling di Teluk Panama pada 2025 akibat angin yang melemah. Ancaman serius bagi ekosistem dan nelayan.
Penelitian terbaru Universitas Alaska Fairbanks mengungkap hilangnya es pesisir (landfast ice) di Laut Beaufort dan Chukchi yang kini mencair lebih cepat.
Penelitian terbaru di jurnal Nature mengungkap fakta mengejutkan. Serangga di wilayah tropis, termasuk Amazon, terancam punah karena tidak mampu beradaptasi dengan kenaikan suhu ekstrem.
Suhu Greenland Maret 2026 menunjukkan tren menghangat yang mengkhawatirkan. Simak update terbaru mengenai "Zona Gelap" dan dampaknya bagi permukaan laut dunia.
Peneliti terkejut menemukan Gletser Hektoria di Antartika kehilangan separuh wilayahnya dalam waktu singkat. Simak penyebab "gempa gletser" dan ancaman kenaikan permukaan laut.
Dalam situasi global hari ini, justru aktivitas diplomasi menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga posisi Indonesia.
KBRI Warsawa gelar forum bisnis di Krakow dan Łódź untuk dorong investasi, perdagangan, dan kerja sama tenaga kerja Indonesia-Polandia jelang IEU-CEPA 2027.
Iran bantah keras klaim Donald Trump soal penyerahan stok uranium. Teheran tegaskan material nuklir tetap di dalam negeri dan berlakukan biaya lintas di Selat Hormuz.
KOMISI I DPR RI mendorong pemerintah mengambil langkah diplomasi tegas atas gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian di Libanon. Insiden yang melibatkan tank Israel hasil investigasi PBB
Pemerintah tidak bisa bersikap pasif dalam merespons insiden tersebut, mengingat pasukan penjaga perdamaian berada di bawah perlindungan hukum internasional.
Menlu Turki Hakan Fidan sebut Israel hambatan terbesar damai di Timur Tengah. Israel dinilai manfaatkan politik AS untuk agenda strategis dan perpanjang instabilitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved