Bos HYBE Terancam Ditangkap! Bang Si-hyuk Diduga Raup Rp2 Triliun dari Skema IPO

Intan Safitri
21/4/2026 13:19
Bos HYBE Terancam Ditangkap! Bang Si-hyuk Diduga Raup Rp2 Triliun dari Skema IPO
CEO HYBE Bang Si-hyuk terancam ditangkap atas dugaan manipulasi IPO dan keuntungan ilegal.(Dok. The Korea Times)

Kasus yang menyeret salah satu tokoh paling berpengaruh di industri K-pop kini memasuki titik panas. Kepolisian Korea Selatan resmi mengajukan surat perintah penangkapan terhadap Pendiri HYBE, Bang Si-hyuk, atas dugaan praktik perdagangan curang.

Langkah ini menandai eskalasi besar dalam penyelidikan yang sudah berlangsung lama, dan kini beralih ke tahap penentuan di pengadilan.

Dugaan Skema di Balik IPO

Fokus penyelidikan mengarah ke periode sebelum HYBE melantai di bursa. Pada 2019, Bang Si-hyuk diduga memberi sinyal kepada investor bahwa perusahaan belum memiliki rencana IPO.

Pernyataan tersebut mendorong sejumlah investor melepas saham mereka ke dana ekuitas swasta.

Namun di saat yang sama, muncul indikasi bahwa HYBE justru sudah memulai proses menuju IPO. Ketidaksinkronan informasi ini memicu dugaan adanya praktik tidak transparan yang merugikan investor.

Keuntungan Fantastis Disorot

Dugaan semakin menguat setelah terungkap adanya kesepakatan antara Bang Si-hyuk dan pihak dana ekuitas swasta.

Dari skema tersebut, ia disebut meraih keuntungan ilegal hingga sekitar 190 miliar won (sekitar Rp2 triliun). Nilai ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong penyelidikan semakin dalam.

Unit kejahatan finansial Kepolisian Metropolitan Seoul menilai kasus ini bukan hanya merugikan investor, tetapi juga berpotensi mengguncang kepercayaan terhadap pasar modal.

Di tengah penyelidikan, sempat beredar kabar bahwa Kedutaan Besar AS di Seoul meminta pelonggaran larangan bepergian bagi Bang Si-hyuk untuk kepentingan bisnis dan acara diplomatik.

Namun, pihak berwenang menegaskan bahwa permintaan tersebut tidak memiliki kaitan dengan proses hukum yang sedang berjalan.

Menuju Keputusan Pengadilan

Proses hukum terhadap Bang Si-hyuk telah berlangsung intensif. Ia sudah menjalani beberapa kali pemeriksaan, dikenai larangan bepergian sejak tahun lalu, dan menjadi fokus penyelidikan berulang.

Kini, keputusan sepenuhnya berada di tangan pengadilan.

Jika surat penangkapan disetujui, kasus ini berpotensi menjadi salah satu skandal terbesar dalam sejarah industri hiburan Korea, terutama karena HYBE merupakan agensi di balik kesuksesan global BTS. (Korea Times/Spot TV News/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya