Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH Kepolisian Metropolitan Seoul yang mengajukan surat perintah penangkapan terhadap Chairman HYBE, Bang Si Hyuk, langsung menuai reaksi keras dari tim kuasa hukumnya.
Mereka menyebut langkah tersebut tidak perlu, mengingat kliennya selama ini dinilai kooperatif sepanjang penyelidikan yang telah berlangsung lama.
Pernyataan ini muncul sehari setelah Tim Investigasi Kejahatan Finansial secara resmi mengajukan dokumen penangkapan pada 21 April 2026, terkait dugaan praktik transaksi tidak adil dalam proses IPO HYBE beberapa tahun lalu.
“Kami sangat menyesalkan pengajuan ini, padahal kami telah bekerja sama secara konsisten. Ke depan, kami akan mengikuti seluruh proses hukum dan fokus mengklarifikasi fakta yang sebenarnya,” ujar pihak hukum Bang.
Kasus ini berawal dari dugaan manipulasi informasi menjelang IPO HYBE, yang saat itu masih bernama Big Hit Entertainment, pada 2019.
Polisi menduga Bang Si-hyuk memberikan sinyal menyesatkan kepada investor lama dengan menyatakan tidak ada rencana go public. Informasi ini diduga mendorong mereka melepas saham ke dana ekuitas swasta (PEF) yang disebut memiliki hubungan dekat dengannya.
Dari skema tersebut, aparat memperkirakan adanya keuntungan ilegal mencapai 190 miliar won (sekitar Rp2,2 triliun)—atau sekitar 30% dari total profit setelah HYBE resmi melantai di bursa.
Sebagai langkah lanjutan, otoritas sebelumnya telah:
Di sisi lain, tim hukum Bang Si Hyuk menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat.
Mereka mengklaim telah mengantongi pandangan dari empat firma hukum besar, yang menyatakan bahwa kesepakatan tersebut hanyalah transaksi privat antar pemegang saham tertentu, tanpa merugikan publik.
“Kami akan terus kooperatif dan memastikan posisi hukum kami disampaikan secara jelas,” tegas mereka.
Kasus ini tak hanya mengguncang HYBE, tetapi juga memicu kekhawatiran terhadap aktivitas global BTS.
Grup tersebut baru saja kembali aktif setelah menyelesaikan wajib militer dan tengah bersiap menjalani tur di Amerika Serikat. Namun, pembatasan perjalanan terhadap Bang Si Hyuk berpotensi menjadi hambatan besar di balik layar operasional global mereka. (Koreaboo/Deadline/Chosun/Z-10)
Kasus HYBE memanas! Polisi Korea Selatan ajukan surat penangkapan Bang Si-hyuk atas dugaan manipulasi IPO dan keuntungan ilegal hingga 190 miliar won.
Kedubes AS minta Bang Si-hyuk ke Amerika di tengah larangan bepergian. Langkah ini picu polemik diplomatik dan sorotan publik Korea Selatan.
Hybe, YG, SM, dan JYP bersatu membentuk joint venture untuk festival global Fanomenon. Ambisi besar K-Pop menaklukkan panggung dunia pada 2027.
HYBE, SM, YG, dan JYP Entertainment dilaporkan tengah menjajaki kolaborasi festival musik global berskala masif setara Coachella. Simak detailnya di sini.
Sidang gugatan ganti rugi yang diajukan Ador, anak usaha HYBE Labels, terhadap Danielle serta mantan CEO Ador, Min Hee-jin, resmi dibuka, Kamis (26/3).
Bang Si Hyuk kembali jadi orang terkaya di K-pop dengan Rp57 triliun dari saham HYBE. Sementara BTS? Jauh tertinggal. Ini faktanya.
CEO HYBE, Bang Si Hyuk, telah dilarang untuk meninggalkan negara (dicekal) setelah terungkap bahwa ia sedang diselidiki terkait dugaan perdagangan saham yang melanggar hukum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved