Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH Kedutaan Besar Amerika Serikat di Seoul tiba-tiba jadi sorotan tajam. Di tengah status larangan bepergian yang menjerat pendiri HYBE, Bang Si-hyuk, pihak kedubes disebut meminta izin khusus agar ia bisa terbang ke Amerika Serikat.
Laporan ini pertama kali muncul dari The Korea Times dan langsung memicu perdebatan luas, bukan hanya soal hukum, tapi juga menyentuh ranah diplomasi.
Permintaan tersebut dikaitkan dengan undangan ke acara besar di Amerika Serikat, termasuk perayaan 250 tahun kemerdekaan AS. Selain itu, ada agenda industri hiburan global yang melibatkan artis HYBE, termasuk BTS. Namun situasinya tidak sederhana.
Bang Si-hyuk saat ini sedang dalam proses penyelidikan atas dugaan manipulasi investor menjelang IPO HYBE. Status itu membuatnya masuk daftar larangan keluar negeri oleh otoritas Korea Selatan.
Artinya, setiap perjalanan ke luar negeri bukan hanya soal izin biasa, tapi berkaitan langsung dengan proses hukum yang sedang berjalan.
Yang membuat isu ini memanas adalah cara permintaan itu dilakukan.
Alih-alih melalui jalur diplomatik resmi seperti Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, Kedubes AS dilaporkan langsung menghubungi aparat penegak hukum. Langkah ini dinilai tidak lazim.
Dalam praktik diplomasi, komunikasi sensitif seperti ini biasanya melalui jalur formal yang berlapis. Ketika jalur itu dilewati, muncul persepsi adanya tekanan tidak langsung terhadap proses hukum domestik.
Kasus ini memperlihatkan bagaimana K-pop kini bukan sekadar industri hiburan, tapi bagian dari kekuatan global Korea Selatan. Bang Si-hyuk bukan hanya figur bisnis, tapi juga simbol ekspansi budaya Korea ke dunia.
Di sisi lain, Amerika Serikat juga punya kepentingan besar di industri ini, baik dari sisi ekonomi maupun pengaruh budaya populer.
Karena itu, permintaan ini tidak lagi dipandang sebagai urusan personal, melainkan bagian dari dinamika hubungan dua negara.
Pihak kepolisian Korea Selatan dilaporkan belum mengabulkan permintaan tersebut. Mereka masih mempertimbangkan risiko hukum, termasuk potensi terganggunya proses penyelidikan jika Bang Si-hyuk diizinkan bepergian. Hingga kini, belum ada keputusan akhir.
Namun satu hal sudah jelas, isu ini telah berkembang jauh melampaui industri hiburan. Ia kini berada di titik sensitif antara hukum, diplomasi, dan kepentingan global. Dalam dunia K-pop yang semakin mendunia, satu izin perjalanan saja bisa berubah menjadi polemik internasional. (The Korea Times/ Korea Joongang Daily/ Z-10)
Massa berkumpul dan datang dari segala penjuru menggunakan kendaraan pribadi, angkutan umum seperti kereta api, Transjakarta, dan lainnya.
Personel ditempatkan di sejumlah titik di sekitar Kedubes AS.
Kasus IPO HYBE memanas! Polisi ajukan penangkapan Bang Si Hyuk, tapi tim hukum menyebut langkah itu tak perlu. Ini kronologi lengkap dan dampaknya ke BTS.
Kasus HYBE memanas! Polisi Korea Selatan ajukan surat penangkapan Bang Si-hyuk atas dugaan manipulasi IPO dan keuntungan ilegal hingga 190 miliar won.
Hybe, YG, SM, dan JYP bersatu membentuk joint venture untuk festival global Fanomenon. Ambisi besar K-Pop menaklukkan panggung dunia pada 2027.
HYBE, SM, YG, dan JYP Entertainment dilaporkan tengah menjajaki kolaborasi festival musik global berskala masif setara Coachella. Simak detailnya di sini.
Sidang gugatan ganti rugi yang diajukan Ador, anak usaha HYBE Labels, terhadap Danielle serta mantan CEO Ador, Min Hee-jin, resmi dibuka, Kamis (26/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved