4 Raksasa K-Pop Siapkan Festival Musik Global Penantang Coachella

 Gana Buana
17/4/2026 21:29
4 Raksasa K-Pop Siapkan Festival Musik Global Penantang Coachella
Hybe, YG, SM, dan JYP bersatu membentuk joint venture untuk festival global Fanomenon.(Dok. The Korea Times)

INDUSTRI musik global bersiap menghadapi pergeseran kekuatan besar. Empat pilar utama K-pop, Hybe, YG Entertainment, SM Entertainment, dan JYP Entertainment, secara resmi mengumumkan langkah strategis untuk membentuk perusahaan patungan (joint venture) guna meluncurkan festival musik global berskala besar.

Langkah ini bukan sekadar kolaborasi biasa, melainkan upaya kolektif untuk menciptakan ekosistem baru yang disebut sebagai "Fanomenon".

Nama ini merupakan gabungan dari kata fan (penggemar) dan phenomenon (fenomena), yang diproyeksikan menjadi tandingan festival musik legendaris Amerika Serikat, Coachella.

Pendiri JYP Entertainment sekaligus Co-chair Komite Kepresidenan untuk Pertukaran Budaya Populer, Park Jin-young, menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk memperluas jangkauan budaya Korea di pasar internasional. Visi besarnya adalah menghadirkan festival "Fanomenon" perdana pada Desember 2027.

"Kami sedang mempersiapkan pembentukan badan hukum untuk memajukan acara 'Fanomenon' ini," ujar perwakilan dari keempat agensi tersebut dalam pernyataan resmi, Kamis (16/4).

Agensi-agensi tersebut mendeskripsikan joint venture ini sebagai model kolaborasi yang dirancang untuk mengeksplorasi kemungkinan baru bagi ekspansi budaya Korea, termasuk K-pop, di pasar global. Meski prosedur pembentukan badan hukum sedang berjalan, pihak agensi menekankan bahwa rencana bisnis mendetail dan metode operasional masih dalam tahap finalisasi.

"Perusahaan-perusahaan akan membuat keputusan yang cermat setelah mempertimbangkan kondisi pasar dan berbagai opini yang ada," kata mereka lagi.

Kehadiran BTS dalam tur dunia "ARIRANG" di Stadion Goyang baru-baru ini menjadi bukti nyata betapa kuatnya daya tarik artis di bawah naungan agensi raksasa ini.

Dengan bersatunya sumber daya dari Big 4, "Fanomenon" diprediksi tidak hanya akan menjadi panggung musik, tetapi juga pusat gravitasi baru bagi industri hiburan dunia yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya menggunakan Mata Uang Rupiah dan instrumen ekonomi global lainnya.

Proyek Fanomenon pertama kali diperkenalkan oleh Park Jin-young pada Oktober 2025 dalam upacara peluncuran komite di Kintex, Goyang. Festival ini diharapkan menjadi puncak dari diplomasi budaya Korea Selatan di kancah internasional. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya