Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI momentum 25 tahun perjalanannya, Intelix Group menegaskan langkah strategis menuju fase pertumbuhan berikutnya melalui penguatan struktur bisnis dan kesiapan menuju penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) yang ditargetkan pada 2027.
Momentum ini juga beriringan dengan perjalanan PT Global Alih Daya (Agent & Co) yang memasuki tahun ke-7 dalam mendukung penguatan ekosistem Intelix Group.
Direktur Intelix Global Crossing Agung Susanto menyampaikan transformasi ini menandai pergeseran PT Intelix Global Crossing dari perusahaan layanan contact center menjadi sebuah ekosistem bisnis terintegrasi yang menggabungkan teknologi, operasional, dan jaringan tenaga kerja dalam skala nasional.
"Selama lebih dari dua dekade, PT Intelix Global Crossing membangun fondasi kuat pada sektor B2B, khususnya pada industri perbankan, multifinance, dan berbagai sektor lainnya," kata Agung, di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Ia melanjutkan memasuki fase baru ini, Intelix sebagai Group mengarahkan fokus pada integrasi antara pengalaman operasional, tenaga kerja operasional di seluruh Indonesia dan inovasi teknologi guna menciptakan model bisnis lebih scalable, efisien, dan berkelanjutan.
Dia menjelaskan dalam struktur barunya, Intelix Group menghadirkan ekosistem yang terdiri dari tiga pilar utama.
Pertama, PT Intelix Global Crossing, berperan sebagai penghubung ke pasar (go-to-market engine) yang memastikan setiap solusi dapat diimplementasikan secara efektif dan memberikan nilai nyata bagi klien.
Kedua, PT eCentrix Teknologi Indonesia (ETI), berperan sebagai pusat pengembangan teknologi dan inovasi, menghadirkan platform berbasis AI, termasuk sistem contact center dan collection, serta roadmap menuju ekosistem financial technology end-to-end.
Ketiga, PT Global Alih Daya (Agent & Co), berperan sebagai penyedia layanan operasional dengan jaringan komunitas lebih dari 12 ribu anggota di seluruh Indonesia, yang memungkinkan pelaksanaan aktivitas berskala nasional sekaligus mendukung pemberdayaan tenaga kerja lokal.
Menurut Agung, kombinasi ketiga entitas ini memungkinkan Intelix Group menghadirkan solusi yang tidak hanya kuat secara teknologi, tetapi juga unggul dalam eksekusi di lapangan.
“Momentum 25 tahun ini bukan hanya perayaan, tapi titik transformasi. Kami tidak lagi hadir sebagai penyedia solusi terpisah, tetapi sebagai ekosistem terintegrasi antara teknologi, delivery, operasional, serta dibarengi penyediaan tenaga kerja di seluruh Indonesia,” ujar Agung.
Direktur Utama Intelix Global Crossing Wayan Eka Nugraha menerangkan sejalan dengan transformasi tersebut, Intelix Group juga memperkuat fondasi tata kelola perusahaan sebagai bagian dari kesiapan menuju IPO. “Pada 2027, kami menargetkan Intelix Group untuk IPO. Ini bukan hanya target finansial, tetapi refleksi dari kesiapan bisnis, sistem, dan organisasi kami secara menyeluruh,” ujar Wayan.
Ia mengemukakan sebagai bagian dari strategi penguatan bisnis, dalam rangka ulang tahun ke-25 Intelix Group, pihaknya menghadirkan tiga inisiasi product dan layanan baru.
Pertama, AI for Customer Experience, dengan launching produk baru eCentriX CX-AI versi 5. Ini sebagai implementasi kecerdasan buatan untuk menciptakan layanan lebih cerdas, adaptif, dan personal. Kemudian, eCentrix Verse, dengan launching Subscription based solution product eCentriX. Lini solusi fleksibel dan siap pakai ini memungkinkan adopsi teknologi secara lebih cepat, termasuk untuk kebutuhan skala kecil hingga menengah.
Terakhir, Contact Center 24 Jam, dengan launching layanan omni channel contact center eCentriX berlokasi di Yogyakarta. Infrastruktur layanan omnichannel ini melalui voice, email, Whatsapp, dan aplikasi social media, yang memastikan konektivitas dengan klien/pelanggan berjalan secara konsisten tanpa jeda.
Hingga kini, tambah Wayan, Intelix Group telah melayani lebih dari 500 perusahaan dari berbagai sektor, termasuk perbankan, multifinance, pemerintahan, serta industri lainnya. "Dengan semangat Accelerating to the next level, kami berkomitmen terus jadi mitra strategis dalam mendorong transformasi bisnis sekaligus berkontribusi nyata pada pembangunan ekonomi nasional," tutupnya. (H-2)
IHSG hari ini dibuka menguat 0,34% ke posisi 7.096,61 pada sesi pembukaan Rabu (29/4). Indeks LQ45 juga terpantau naik ke level 684,88.
IHSG Selasa (28/4) pagi dibuka menguat 0,31% ke posisi 7.128,47. Simak analisis pergerakan pasar modal dan indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG Senin (27/4) pagi dibuka menguat 0,41% ke level 7.158,51. Simak analisis pergerakan pasar modal dan performa indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG diprediksi bergerak mendatar pekan ini (27-30 April 2026). Simak analisis Phintraco Sekuritas terkait dampak kebijakan The Fed, ECB, hingga BoJ.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan ini terlihat begitu babak belur. Indeks menunjukkan pelemahan signifikan sebesar 6,61%.
IHSG hari ini Kamis (23/4/2026) melemah 0,69% ke level 7.489,82. Simak analisis sentimen global, harga minyak, dan dampaknya terhadap pasar modal Indonesia.
Sikap risk-off investor disebabkan oleh eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, serta tingginya yield US Treasury akibat ekspektasi suku bunga The Fed yang tertahan tinggi.
RENCANA Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk menjadi pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pascademutualisasi menjadi perhatian serius DPR RI.
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung mendorong PT Bank Jakarta untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO).
Kenaikan harga ini terjadi di tengah sentimen positif sektor konsumsi protein, setelah MBG memproyeksikan peningkatan kebutuhan protein nasional.
PT Wasaida Putra Cakra tahun ini membangun dua rumah sakit baru, sehingga perusahaan itu sekarang mengelola empat rumah sakit yang berlokasi di Klaten, Bali, Cepu dan Jepara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved