Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUTRADARA Rudi Soedjarwo menghadirkan karya teranyar yang menandai 25 tahun kariernya di industri perfilman Indonesia melalui film Saat Menghadap Tuhan, yang terinspirasi dari keresahannya terhadap sisi gelap para remaja.
Rudi mengaku merasa prihatin dengan meningkatnya kasus perundungan dan kekerasan terhadap anak-anak dan remaja.
Rudi bertanya-tanya siapa yang seharusnya bertanggung jawab atas kondisi itu, ketika banyak orang lebih memilih untuk menutup mata dan memalingkan wajah.
Baca juga : Rayakan 25 Tahun Berkarya, Rudi Soedjarwo Siap Rilis Film Terbaru
"Kenapa tidak diprioritaskan hal ini? Kayaknya lewat film bisa, deh, kita mulai berbagi ini. Film ini juga bisa menjadi tempat kita berbagi luka dan mencari bagaimana kita kedepannya, misalnya terjadi seperti ini korban harus kemana? Kalau dia takut ngomong atau malu, dia harus kemana? Ada tempat untuk dia berbagi tidak?" kata Rudi, dikutip Minggu (26/5).
Baca juga : Sutradara How to Make Millions Before Grandma Dies Ingin Masukkan Indonesia dalam Film Berikutnya
Dalam film Saat Menghadap Tuhan, Rudi menceritakan kehidupan empat sahabat yang masing-masing memiliki latar belakang gelap, seperti mengalami trauma masa kecil yang bisa membuat meledak kapan saja, hingga mengalami kekerasan seksual dari anggota keluarga. Persahabatan menjadi cahaya di tengah kegelapan yang mereka hadapi.
Saat Menghadap Tuhan juga menjadi sarana bagi Rudi untuk menyuarakan keprihatinannya dan mengajak penonton untuk turut peduli terhadap masalah seperti itu.
Dengan menggambarkan kisah yang menyentuh, dia berharap film itu dapat membuka mata masyarakat dan memicu diskusi tentang perlunya perhatian terhadap kesehatan mental anak-anak dan remaja.
Saat Menghadap Tuhan merupakan film pertama yang diproduksi oleh rumah produksi baru rintisan Rudi, RexCorp.
Film yang menceritakan empat sekawan yang memiliki masalahnya masing-masing itu akan tayang di bioskop Indonesia mulai 6 Juni 2024. (Ant/Z-1)
Guna mendalami peran tersebut, Poppy Sovia mengaku harus banyak melakukan observasi terutama melalui pola asuh yang diterapkan teman-temannya yang sudah memiliki anak remaja.
Melalui Saat Menghadap Tuhan, Rudi Soedjarwo mengeksplorasi isu yang ia rasa perlu lebih sering dibicarakan, antara lain soal perundungan, KDRT, pelecehan seksual, trauma, dan self-love.
Sutradara Wregas Bhanuteja mengungkap film Para Perasuk bukan genre horor, melainkan drama obsesi manusia. Simak jadwal tayang dan daftar pemainnya.
Sutradara Joko Anwar ungkap alasan pilih warna kuning untuk baju tahanan di film Ghost in the Cell sebagai simbol harapan di tengah dunia yang kelam.
Joko Anwar ungkap makna mendalam poster Ghost in the Cell. Visual lubang jadi metafora sistem sosial busuk dan harapan di tengah kengerian.
Sutradara Joko Anwar menekankan pentingnya cerita otentik yang relevan dengan keresahan masyarakat sebagai fondasi utama kemajuan industri film Indonesia.
Berlatar di sebuah apartemen mewah di New York City, film They Will Kill You mengikuti kisah Asia (Zazie Beetz), seorang mantan narapidana yang mencoba menata ulang hidupnya.
Setelah sebelumnya sukses mengarahkan serial Pertaruhan, Sidharta Tata menyebut film Ikatan Darah sebagai ambisi lama yang akhirnya mendapatkan momentum untuk diwujudkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved